Lompat ke isi

780 Ulama Perempuan Kongres Di Cirebon Hari Ini: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 3: Baris 3:
Untuk itu, dibutuhkan upaya kultural dan struktural guna menegaskan kembali kerja-kerja sosial keulamaan perempuan dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan. Atas dasar itulah, muncul gagasan untuk menyelenggarakan Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]).
Untuk itu, dibutuhkan upaya kultural dan struktural guna menegaskan kembali kerja-kerja sosial keulamaan perempuan dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan. Atas dasar itulah, muncul gagasan untuk menyelenggarakan Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]).


“Ini adalah sebuah perjumpaan 780 ulama perempuan yang selama ini sudah berkiprah di masyarakat. Ini merupakan perjumpaan pertama,” ujar Sekretaris Umum Komite Pelaksana KUPI, Ninik Rahayu, dilansir ROL, Selasa (25/4).
“Ini adalah sebuah perjumpaan 780 ulama perempuan yang selama ini sudah berkiprah di masyarakat. Ini merupakan perjumpaan pertama,” ujar Sekretaris Umum Komite Pelaksana KUPI, [[Ninik Rahayu]], dilansir ROL, Selasa (25/4).


Sebanyak 780 ulama perempuan itu terdiri dari 580 orang peserta dan 200 orang pengamat. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara.
Sebanyak 780 ulama perempuan itu terdiri dari 580 orang peserta dan 200 orang pengamat. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara.
Baris 9: Baris 9:
Kongres yang mengangkat tema ‘Peran Ulama Perempuan Dalam Meneguhkan Nilai Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan’ itu akan digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, 25-27 April 2017.
Kongres yang mengangkat tema ‘Peran Ulama Perempuan Dalam Meneguhkan Nilai Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan’ itu akan digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, 25-27 April 2017.


Dalam kegiatan tersebut, ratusan ulama perempuan itu akan mengadakan seminar internasional, seminar nasional, dan musyawarah fatwa tentang persoalan kebangsaan aktual di ruang publik dengan metode yang bisa dipertanggungjawabkan.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan ulama perempuan itu akan mengadakan seminar internasional, seminar nasional, dan [[musyawarah]] [[fatwa]] tentang persoalan kebangsaan aktual di ruang publik dengan metode yang bisa dipertanggungjawabkan.


Untuk seminar internasional tentang ulama perempuan rencananya akan menghadirkan beberapa narasumber dari Indonesia dan sejumlah negara. Di antaranya, Pakistan, Afghanistan, Malaysia, Saudi Arabia dan Nigeria.
Untuk seminar internasional tentang ulama perempuan rencananya akan menghadirkan beberapa narasumber dari Indonesia dan sejumlah negara. Di antaranya, Pakistan, Afghanistan, Malaysia, Saudi Arabia dan Nigeria.
Baris 20: Baris 20:


''Sumber: http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/''
''Sumber: http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/''
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita KUPI 1]]

Revisi per 10 Mei 2024 11.32

Sejarah Islam mencatat bahwa ulama perempuan telah menjadi bagian dari setiap perkembangan peradaban Islam, termasuk di Indonesia. Namun, catatan tentang kiprah ulama perempuan dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia sangat kecil akibat konstruksi sejarah yang sepihak.

Untuk itu, dibutuhkan upaya kultural dan struktural guna menegaskan kembali kerja-kerja sosial keulamaan perempuan dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan. Atas dasar itulah, muncul gagasan untuk menyelenggarakan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI).

“Ini adalah sebuah perjumpaan 780 ulama perempuan yang selama ini sudah berkiprah di masyarakat. Ini merupakan perjumpaan pertama,” ujar Sekretaris Umum Komite Pelaksana KUPI, Ninik Rahayu, dilansir ROL, Selasa (25/4).

Sebanyak 780 ulama perempuan itu terdiri dari 580 orang peserta dan 200 orang pengamat. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara.

Kongres yang mengangkat tema ‘Peran Ulama Perempuan Dalam Meneguhkan Nilai Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan’ itu akan digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, 25-27 April 2017.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan ulama perempuan itu akan mengadakan seminar internasional, seminar nasional, dan musyawarah fatwa tentang persoalan kebangsaan aktual di ruang publik dengan metode yang bisa dipertanggungjawabkan.

Untuk seminar internasional tentang ulama perempuan rencananya akan menghadirkan beberapa narasumber dari Indonesia dan sejumlah negara. Di antaranya, Pakistan, Afghanistan, Malaysia, Saudi Arabia dan Nigeria.

Sedangkan seminar nasional tentang ulama perempuan, akan diisi diskusi panel tentang sejarah, peran, tantangan, strategi dakwah dan metode studi Islam ulama perempuan dalam menjawab isu-isu kontemporer di Indonesia. (Sumber: ROL)


RedaksiIslam.com, 25 April 2017

Sumber: http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/