Lompat ke isi

MENAG Tutup Kongres Ulama Perempuan Indonesia: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi 'Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, menutup secara resmi Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy, Babakan Ciwaringin,...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, menutup secara resmi Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Kamis (27/4) sore. Kegiatan itu menghasilkan sejumlah hasil musyawarah keagamaan maupun penyampaian rekomendasi dari para ulama perempuan terhadap sejumlah masalah.
Menteri Agama RI, [[Lukman Hakim Saifuddin]], menutup secara resmi Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Kamis (27/4) sore. Kegiatan itu menghasilkan sejumlah hasil [[musyawarah]] keagamaan maupun penyampaian rekomendasi dari para ulama perempuan terhadap sejumlah masalah.


<nowiki>''Dengan mengucapkan hamdallah, Alhamdulillahirobbilalamin, kongres ini saya tutup secara resmi,''</nowiki> tutur Lukman.
<nowiki>''Dengan mengucapkan hamdallah, Alhamdulillahirobbilalamin, kongres ini saya tutup secara resmi,''</nowiki> tutur Lukman.
Baris 11: Baris 11:
Lukman pun mencatat, kongres itu telah berhasil memperjuangkan keadilan mengenai relasi hubungan laki-laki dan perempuan. Dia menilai, hal itu adalah isu yang semakin memiliki urgensi dan tingkat relevansi yang tinggi.
Lukman pun mencatat, kongres itu telah berhasil memperjuangkan keadilan mengenai relasi hubungan laki-laki dan perempuan. Dia menilai, hal itu adalah isu yang semakin memiliki urgensi dan tingkat relevansi yang tinggi.


Tak hanya itu, kongres tersebut telah mampu menghasilkan recognisi dan revitalisasi peran ulama perempuan. Para ulama perempuan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia juga mampu membangun jaringan yang lebih luas.
Tak hanya itu, kongres tersebut telah mampu menghasilkan recognisi dan revitalisasi peran ulama perempuan. Para ulama perempuan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia juga mampu membangun [[jaringan]] yang lebih luas.


‘’Kongres ini juga telah berhasil meneguhkan dan menegaskan bahwa moderasi Islam harus senantiasa dikedepankan. Islam sebagai rahmatan lil alamin, yang moderat, tidak menyudutkan posisi perempuan,’’ tegas Lukman.
‘’Kongres ini juga telah berhasil meneguhkan dan menegaskan bahwa moderasi Islam harus senantiasa dikedepankan. Islam sebagai rahmatan lil alamin, yang moderat, tidak menyudutkan posisi perempuan,’’ tegas Lukman.
Baris 21: Baris 21:
Hemas menambahkan, kongres itu sudah menghasilkan hal-hal yang muncul dari partisipasi yang cukup baik untuk keindonesiaan, kebangsaan dan keislaman.  ’Acara ini memberikan gema yang besar untuk bangsa ini di mana ulama perempuan telah membuktikan tekad yang luar biasa,’’ tutur Hemas.
Hemas menambahkan, kongres itu sudah menghasilkan hal-hal yang muncul dari partisipasi yang cukup baik untuk keindonesiaan, kebangsaan dan keislaman.  ’Acara ini memberikan gema yang besar untuk bangsa ini di mana ulama perempuan telah membuktikan tekad yang luar biasa,’’ tutur Hemas.


Sekretaris Umum Komite Pelaksana KUPI, Ninik Rahayu, mengungkapkan, kongres yang dimulai sejak 25 - 27 April 2017 itu berjalan dengan tumaninah. <nowiki>''</nowiki>Dalam kongres ini tidak ada yang marah-marah apalagi sampai lempar-lempar kursi,<nowiki>''</nowiki> tegas Ninik.
Sekretaris Umum Komite Pelaksana KUPI, [[Ninik Rahayu]], mengungkapkan, kongres yang dimulai sejak 25 - 27 April 2017 itu berjalan dengan tumaninah. <nowiki>''</nowiki>Dalam kongres ini tidak ada yang marah-marah apalagi sampai lempar-lempar kursi,<nowiki>''</nowiki> tegas Ninik.


Ninik menjelaskan, kongres itu diawali dengan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari Indonesia dan sejumlah negara. Selain itu, adapula seminar nasional yang menjadi ajang perjumpaan ulama perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.
Ninik menjelaskan, kongres itu diawali dengan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari Indonesia dan sejumlah negara. Selain itu, adapula seminar nasional yang menjadi ajang perjumpaan ulama perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.
Baris 40: Baris 40:
''Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/04/27/op2hv8396-menag-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia''
''Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/04/27/op2hv8396-menag-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia''
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita KUPI 1]]