Lompat ke isi

MPR Harap KUPI Tanamkan Nilai-nilai Kebangsaan: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 5: Baris 5:
"Bila dimungkinkan beragam kalangan bisa juga ikut berpartisipasi dalam sejumlah program yang digagas KUPI, sehingga upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan bisa lebih luas lagi," kata Lestari Moerdijat saat menerima panitia KUPI II di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
"Bila dimungkinkan beragam kalangan bisa juga ikut berpartisipasi dalam sejumlah program yang digagas KUPI, sehingga upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan bisa lebih luas lagi," kata Lestari Moerdijat saat menerima panitia KUPI II di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.


Dia mengatakan, KUPI yang diinisiasi lima organisasi seperti [[Alimat]], [[Rahima]], [[Fahmina]], Gusdurian, dan [[AMAN Indonesia|Aman Indonesia]] berpotensi mengkaji banyak hal dengan beragam cara pandang yang mengandung nilai-nilai kebangsaan.
Dia mengatakan, KUPI yang diinisiasi lima organisasi seperti [[Alimat]], [[Rahima]], [[Fahmina]], [[GUSDURian|Gusdurian]], dan [[AMAN Indonesia|Aman Indonesia]] berpotensi mengkaji banyak hal dengan beragam cara pandang yang mengandung nilai-nilai kebangsaan.


Apalagi menurut dia, sejumlah organisasi tersebut memiliki keanggotaan dengan beragam latar belakang seperti akademisi, pesantren dan aktivis.
Apalagi menurut dia, sejumlah organisasi tersebut memiliki keanggotaan dengan beragam latar belakang seperti akademisi, pesantren dan aktivis.
Baris 13: Baris 13:
Dia menilai dengan keberagaman latar belakang dan pemikiran itu, KUPI diharapkan mampu merealisasikan eksistensi ulama perempuan Indonesia
Dia menilai dengan keberagaman latar belakang dan pemikiran itu, KUPI diharapkan mampu merealisasikan eksistensi ulama perempuan Indonesia


Lestari mengatakan, Kongres Ulama Perempuan Indonesia II November 2022 dengan tema [[Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Berkeadilan]], merupakan momentum untuk meneguhkan peran pemikir perempuan untuk aktif dalam proses pembangunan.
Lestari mengatakan, [[Kongres Ulama Perempuan Indonesia]] II November 2022 dengan tema [[Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Berkeadilan]], merupakan momentum untuk meneguhkan peran pemikir perempuan untuk aktif dalam proses pembangunan.


Menurut dia, kehadiran gerakan yang diinisiasi KUPI itu sangat diharapkan mampu mengakselerasi upaya menanamkan sejumlah nilai-nilai terkait isu kesetaraan gender dan kebangsaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa datang.
Menurut dia, kehadiran gerakan yang diinisiasi KUPI itu sangat diharapkan mampu mengakselerasi upaya menanamkan sejumlah nilai-nilai terkait isu kesetaraan gender dan kebangsaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa datang.
Baris 22: Baris 22:


''Sumber: https://www.antaranews.com/berita/3088745/mpr-harap-kupi-tanamkan-nilai-nilai-kebangsaan''
''Sumber: https://www.antaranews.com/berita/3088745/mpr-harap-kupi-tanamkan-nilai-nilai-kebangsaan''
[[Kategori:Berita KUPI2]]
 
[[Kategori:Berita Pra KUPI2]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita Pra KUPI 2]]