Darul Istiqamah Mengikuti Kongres Ulama Perempuan Indonesia II: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
''Sumber: https://darulistiqamah.ponpes.id/berita-ppmdi/darul-istiqamah-mengikuti-kongres-ulama-perempuan-indonesia-ii/'' | ''Sumber: https://darulistiqamah.ponpes.id/berita-ppmdi/darul-istiqamah-mengikuti-kongres-ulama-perempuan-indonesia-ii/'' | ||
[[Kategori:Berita | |||
[[Kategori:Berita | [[Kategori:Berita]] | ||
[[Kategori:Berita KUPI 2]] | |||
Revisi per 13 Mei 2024 10.19
Penulis: Abdu | Editor: Lena | 26 November 2022

PPMDI – Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah (PPMDI) mengutus Ustadzah Lena Hanifah, SH., LLM., Ph.D menghadiri Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) yang ke-2 sekaligus Konferensi Internasional yang bertempat di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Diikuti oleh ribuan ulama perempuan dari dalam dan luar negeri, KUPI II digelar dari tanggal 24 hingga 26 Nopember 2022 dengan mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Berkeadilan”.
Kegiatan KUPI II diselenggarakan dalam rangka menguatkan posisi dan peran perempuan dalam pembangunan peradaban di masa depan.
Ustadzah Lena Hanifah menyampaikan perhelatan KUPI II secara garis besar membahas dan memutuskan fatwa tentang lima isu sentral. Yakni, peran perempuan dalam merawat bangsa dari ekstrimisme; pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk keberlanjutan lingkungan.
Selanjutnya, perlindungan perempuan dari bahaya pemaksaan perkawinan; perlindungan jiwa perempuan dari bahaya kehamilan akibat perkosaan, dan perlindungan perempuan dari bahaya tindak pemotongan dan pelukaan genetalia perempuan
“PPMDI berkomitmen akan terus ikut membangun peradaban Islam yang berkeadilan untuk semua, yakni Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin”, ujar beliau.