Refleksi KUPI 2: Mewujudkan Peradaban yang Berkeadilan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 18: | Baris 18: | ||
Awalnya, saya sempat bertanya-tanya mengapa lokasi KUPI 2 ini diselenggarakan di Jepara, yang aksesnya tidak cukup mudah untuk kebanyakan orang dari daerah lain. Bayangkan saja, jika naik bus, perjalanan Ciamis-Jepara ditempuh kurang lebih 12 jam. | Awalnya, saya sempat bertanya-tanya mengapa lokasi KUPI 2 ini diselenggarakan di Jepara, yang aksesnya tidak cukup mudah untuk kebanyakan orang dari daerah lain. Bayangkan saja, jika naik bus, perjalanan Ciamis-Jepara ditempuh kurang lebih 12 jam. | ||
Namun pertanyaan itu terjawab dalam pembukaan KUPI 2 pada Kamis malam, 24 November 2022. Ketua Majelis Musyawarah KUPI Hj [[Badriyah Fayumi]] menjelaskan, beberapa alasan mengapa KUPI 2 digelar di Jepara. | Namun pertanyaan itu terjawab dalam pembukaan KUPI 2 pada Kamis malam, 24 November 2022. Ketua Majelis [[Musyawarah]] KUPI Hj [[Badriyah Fayumi]] menjelaskan, beberapa alasan mengapa KUPI 2 digelar di Jepara. | ||
Pertama, karena pimpinan Ponpes Hasyim Asy’ari adalah sosok yang sangat peduli terhadap isu-isu kesetaraan dan berhasil mengembangkan pesantren yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Kedua, ada 3 [[tokoh]] perempuan berpengaruh di Jepara yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA Kartini. | Pertama, karena pimpinan Ponpes Hasyim Asy’ari adalah sosok yang sangat peduli terhadap isu-isu kesetaraan dan berhasil mengembangkan pesantren yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Kedua, ada 3 [[tokoh]] perempuan berpengaruh di Jepara yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA Kartini. | ||
| Baris 75: | Baris 75: | ||
Akhir dari kegiatan KUPI 2 ini adalah hasil musyawarah yang disampaikan secara terbuka. Saya merasa bangga ada dalam bagian orang-orang yag memikirkan kemaslahatan bagi jutaan perempuan di Indonesia. Meskipun penerimaannya akan bervariatif, namun saya tetap bersyukur mendapat pengetahuan luar biasa ini. | Akhir dari kegiatan KUPI 2 ini adalah hasil musyawarah yang disampaikan secara terbuka. Saya merasa bangga ada dalam bagian orang-orang yag memikirkan kemaslahatan bagi jutaan perempuan di Indonesia. Meskipun penerimaannya akan bervariatif, namun saya tetap bersyukur mendapat pengetahuan luar biasa ini. | ||
[[Kategori:Refleksi | [[Kategori:Refleksi Kongres2]] | ||