Bangkitkan Kiprah Ulama Perempuan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Para ulama perempuan berperan besar dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Namun sayang, catatan tentang kiprah ulama perempuan dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia sangat kecil akibat konstruksi sejarah yang sepihak. | Para ulama perempuan berperan besar dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Namun sayang, catatan tentang [[Kiprah Ulama Perempuan|kiprah ulama perempuan]] dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia sangat kecil akibat konstruksi sejarah yang sepihak. | ||
“Padahal, ulama perempuan sama tugasnya dengan ulama laki-laki,” ujar Ketua Panitia Pengarah Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) [[Badriyah Fayumi]] usai menjadi pembicara dalam Seminar Internasional Ulama Perempuan di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat, Selasa (25/4). | “Padahal, ulama perempuan sama tugasnya dengan ulama laki-laki,” ujar Ketua Panitia Pengarah Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) [[Badriyah Fayumi]] usai menjadi pembicara dalam Seminar Internasional Ulama Perempuan di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat, Selasa (25/4). | ||
| Baris 31: | Baris 31: | ||
''Sumber: Harian Republika, 26 April 2017'' | ''Sumber: Harian Republika, 26 April 2017'' | ||
[[Kategori:Berita]] | [[Kategori:Berita]] | ||
[[Kategori:Berita | [[Kategori:Berita Kongres 1]] | ||