Sejarah Baru Ulama Perempuan Terukir di Kota Ukir: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 7: | Baris 7: | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | |Dian Dewi Purnamasari | ||
|- | |- | ||
|Tanggal Terbit | |Tanggal Terbit | ||
|: | |: | ||
|18 November 2022 | | |18 November 2022 | <nowiki>27 November 2022 | 11:00 WIB</nowiki> | ||
|- | |- | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | |: | ||
|[https://www.kompas.id/baca/ | |[https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/11/24/sejarah-baru-ulama-perempuan-yang-terukir-di-kota-ukir?open_from=Search_Result_Page Sejarah Baru Ulama Perempuan Terukir di Kota Ukir] | ||
|} | |} | ||
<blockquote> | <blockquote>Mengikuti rangkaian diskusi di Ponpes [[Hasyim Asy'ari Bangsri]] membuka cakrawala baru, bahwa membicarakan isu tentang keadilan jender sudah menjadi kebutuhan. Memperjuangkan keadilan jender.</blockquote>Selama 23-26 November 2022, Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia 2 dihelat di Pondok Pesantren, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. Di kota ukir, sejarah baru gerakan ulama perempuan akan diukir. Kongres akan menghasilkan [[fatwa]] yang menjadi platform perjuangan [[komunitas]] organik itu. | ||
Sejak Kamis (23/11) pagi, area Ponpes di kota kecamatan itu dipadati oleh peserta kongres. Rata-rata peserta yang datang adalah ibu-ibu berhijab. Ada yang datang dari Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Magelang, guru madrasah, hingga laki-laki pelajar dan mahasiswa yang memiliki passion di isu keadilan jender. | |||
[[Kategori:Berita]] | [[Kategori:Berita]] | ||
[[Kategori:Berita Kongres 2]] | [[Kategori:Berita Kongres 2]] | ||
[[Kategori:Berita Online Kongres 2]] | [[Kategori:Berita Online Kongres 2]] | ||
Revisi per 28 Agustus 2024 12.12
Info Artikel
| Sumber Original | : | Kompas |
| Penulis | : | Dian Dewi Purnamasari |
| Tanggal Terbit | : | 27 November 2022 | 11:00 WIB |
| Artikel Lengkap | : | Sejarah Baru Ulama Perempuan Terukir di Kota Ukir |
Mengikuti rangkaian diskusi di Ponpes Hasyim Asy'ari Bangsri membuka cakrawala baru, bahwa membicarakan isu tentang keadilan jender sudah menjadi kebutuhan. Memperjuangkan keadilan jender.
Selama 23-26 November 2022, Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 dihelat di Pondok Pesantren, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. Di kota ukir, sejarah baru gerakan ulama perempuan akan diukir. Kongres akan menghasilkan fatwa yang menjadi platform perjuangan komunitas organik itu.
Sejak Kamis (23/11) pagi, area Ponpes di kota kecamatan itu dipadati oleh peserta kongres. Rata-rata peserta yang datang adalah ibu-ibu berhijab. Ada yang datang dari Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Magelang, guru madrasah, hingga laki-laki pelajar dan mahasiswa yang memiliki passion di isu keadilan jender.