Lompat ke isi

2023 Rabbani's Character in Social Media: A Study of the Relevance of Al-Qur'an Meme's Instagram Mubadalah.id with Interpretations of Mufasir Nusantara: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi 'ka|400x400px '''Info Artikel:''' {| |Sumber Original |: |[https://doi.org/10.61817/ittihad.v9i1.111 Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
[[Berkas:Alittihad vol9 no1.jpg|ka|400x400px]]
[[Berkas:Jurnal Semiotika Vol3 No1.jpg|ka|395x395px]]
'''Info Artikel:'''
'''Info Artikel:'''
{|
{|
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[https://doi.org/10.61817/ittihad.v9i1.111 Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam]
|[https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsq/article/view/18417 Jurnal Semiotika: Program Studi Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol 9 No 1 (2023): Juni
|Vol. 3 No. 1 (2023)
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|2023-07-14
|Jun 29, 2023
|-
|-
|ISSN/eISSN
|ISSN/eISSN
|:
|:
|2442-6938 / 2721-6829
|2809-6401 / 2809-0500
|-
|-
|Penerbit
|Penerbit
|:
|:
|
|UIN Raden Fatah Palembang
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Baharudin ''(Dosen STKIP Al-Amin Dompu)''
|Eko Zulfikar, Almunadi Almunadi, Abdul Kher
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|https://doi.org/10.61817/ittihad.v9i1.111
|https://doi.org/10.19109/jsq.v3i1.18417
|}
|}
'''''Abstract'''''
''This article aims to examine the idea of ​​Instagram [[Mubadalah]].id about the character of Rabbani in the Qur’an. In the post that was uploaded in the form of a meme on its website, Mubadalah.id seems to have contributed thoughts about the character of Rabbani that men and women must have. This is interesting to study further, considering that Mubadalah.id is an Instagram social media that actively posts issues around Islam, especially those related to gender. By using qualitative methods and a virtual ethnographic approach, this article concludes that Mubadalah.id’s Instagram provides the idea of ​​nine Rabbani characters based on verses of the Koran which are packaged in the form of memes, namely: having faith in Allah, always doing good deeds, protecting oneself from lust for the world, intertwin hablun minan-nas, have commendable morals, do not oppress women, are aware of their potential, are aware of slander within themselves, and behave in rahmatan lil ‘alamin. The nine characters of Rabbani in the Qur'an offered by Mubadalah.id are very relevant to the interpretation of Mufasir Nusantara against the verses which are used as a benchmark to designate the character of Rabbani. Therefore, the nine Rabbani characters need to be applied in Indonesian social life to achieve a better life.''
'''''Keywords:''' Al-Qur'an, social media, Mubadalah.id, Rabbani''
'''Abstrak'''
'''Abstrak'''


Kekerasan sesksual pada anak dewasa ini sangat rentan ditengah kehidupan kita, kekerasan seksual pada anak banyak terjadi dewasa ini, dikarenakan banyaknya factor yang memperngaruhi kekerasan seksual pada anak, banyaknya iming-iming yang diberikan oleh si pelaku untuk memberikan rangsangan atau motivasi pada anak agar sianak mengikuti ajakan si pelaku. Kekerasan sesksual pada anak banyak terjadi dilakukan oleh pelaku yakni orang-orang terdekat kita sendiri, banyak nya factor media pendukung membuat para pelaku mengalihkan hasrat seksnya pada anak-anak yang tak berdosa. Permasalahan dari penelitian ini adalah, sejaumana efektifitas hukuman baik hukuman positif maupun hukuman syariat islam dalam memberikan hukuman kepada pelaku yang melakukan tindakan pelecehan seksual pada anak. Adapun metode penelitian yakni penulis menggunakakn penelitian yang bersifat ''persuasive approach'' dalam dalam melakukan pendekatan terhadap baik pelaku maupun si korban terhadap tindak pelecehan sesksual pada anak. Kedsimpulan dalam penelitian ini adalah baik secara hukum positive maupun hukum syariat islam, sangat tidak memberikan toleransi sedikitpun kepada para pelaku tindakan pelecehan seksual pada anak.
Artikel ini bertujuan mengkaji gagasan Instagram Mubadalah.id tentang karakter Rabbani dalam [[al-Qur’an]]. Dalam postingan yang diunggah berbentuk meme di lamannya, Mubadalah.id tampak memberikan sumbangsih pemikiran tentang karakter Rabbani yang mesti dimiliki oleh kaum laki-laki dan perempuan. Hal ini menarik untuk dikaji lebih lanjut mengingat Mubadalah.id merupakan media sosial Instagram yang gencar memposting isu-isu seputar keislaman khususnya yang berkaitan dengan Gender. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi virtual, artikel ini menyimpulkan bahwa Instagram Mubadalah.id memberikan gagasan sembilan karakter Rabbani berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an yang dikemas dalam bentu meme, yaitu: beriman kepada Allah, senantiasa beramal saleh, menjaga diri dari syahwat dunia, manjalin hablun minan-nas, memiliki akhlak terpuji, tidak menindas kaum perempuan, menyadari potensi yang dimiliki, menyadari adanya [[fitnah]] dalam diri, serta berperilaku rahmatan lil ‘alamin. Sembilan karakter Rabbanidalam al-Qur’an yang ditawarkan Mubadalah.id ini sangat relevan dengan penafsiran mufasir Nusantara terhadap ayat-ayat yang dijadikan patokan untuk menunjuk karakter Rabbani. Oleh karena itu, sembilan karakter Rabbani tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan Indonesia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.


'''Kata Kunci:''' ''Kekerasan, Seksual, Anak, Hukum Positive, Hukum Syariah Islam''
'''''Kata Kunci:''' Al-Qur’an, media sosial, Mubadalah.id, Rabbani''
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]]