Lompat ke isi

Kiai Faqihuddin: Monogami adalah Sunah: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Nama Media |: |[https://magdalene.co/ Magdalene.co] |- |Penulis |: |Jasmine Floretta V.D |- |Tanggal Publikasi |: |December 2, 2022 |- |Artikel...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 3: Baris 3:
|Nama Media
|Nama Media
|:
|:
|[https://magdalene.co/ Magdalene.co]
|[https://nu.or.id/nasional/kiai-faqihuddin-monogami-adalah-sunah-LehHS nu.or.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Jasmine Floretta V.D
|Syifa Arrahmah
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|December 2, 2022
|<nowiki>Rabu, 30 Juni 2021 | 21:30 WIB</nowiki>
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://magdalene.co/story/profil-kiai-faqihuddin-abdul-kodir/ Faqihuddin Abdul Kodir, Ulama Lelaki, Pejuang Keadilan Gender]
|[https://nu.or.id/nasional/kiai-faqihuddin-monogami-adalah-sunah-LehHS Kiai Faqihuddin: Monogami adalah Sunah]
|}
|}
''Dengan pendekatan tafsir [[mubadalah]], Kiai Faqih memperkenalkan agama Islam yang lebih adil gender.''
Jakarta, NU Online


Buat sebagian intelektual Muslim, mungkin sudah cukup familier dengan nama [[Faqihuddin Abdul Kodir]]. Ia termasuk salah satu penggagas metode tafsir Islam ''mubadalah,'' yang ramah gender dalam Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pada 23 hingga 24 November lalu.
Penggagas konsep [[mubadalah]], KH [[Faqihuddin Abdul Kodir]], berbicara tentang [[poligami]] dan kesunahan memilih bermonogami. Ia mengatakan, Al-Qur'an telah mengingatkan fakta bahwa praktik poligami adalah sesuatu yang menyakitkan. Karena itu, para laki-laki diminta [[Al-Qur’an]] untuk memiliki komitmen tinggi ketika memilih poligami yakni komitmen pada keadilan, kebaikan, dan ketakwaan.


Pria yang akrab dipanggil Kang Faqih itu sendiri merupakan ulama lelaki yang menulis banyak artikel atau buku hukum Islam (''fiqih'') mengenai perempuan. Ia juga aktif dalam pemberdayaan perempuan di akar rumput. Dalam hal ini, ia kerap mempertemukan para aktivis feminis, orang-orang dari [[lembaga]] kemasyarakatan, pemerintah, akademisi, maupun sesama ulama perempuan yang punya visi membangun peradaban berkeadilan.
"Ayat 3 Surat Annisa justru bertujuan mendisiplinkan praktik poligami yang awalnya tanpa batas menjadi terbatas dan yang semula tanpa kualitas diberi kualitas yaitu keadilan," kata Kang Faqih sapaan akrabnya, diakses NU Online, Rabu (30/6).
 
Mengklaim QS Annisa ayat 3 sebagai ayat poligami adalah pengaburan esensi dari tujuan diturunkannya ayat tersebut. Sebab, senyatanya ketika Islam datang, Islam membatasi seorang lelaki hanya boleh menikahi maksimal empat perempuan. Itu pun digarisbawahi, jika si laki-laki mampu berlaku adil. Jika tidak, Islam hanya membolehkan satu. Karena itu, monogamilah yang paling baik jika tidak bisa adil.  
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]

Revisi per 9 September 2024 09.37

Info Artikel

Nama Media : nu.or.id
Penulis : Syifa Arrahmah
Tanggal Publikasi : Rabu, 30 Juni 2021 | 21:30 WIB
Artikel Lengkap : Kiai Faqihuddin: Monogami adalah Sunah

Jakarta, NU Online

Penggagas konsep mubadalah, KH Faqihuddin Abdul Kodir, berbicara tentang poligami dan kesunahan memilih bermonogami. Ia mengatakan, Al-Qur'an telah mengingatkan fakta bahwa praktik poligami adalah sesuatu yang menyakitkan. Karena itu, para laki-laki diminta Al-Qur’an untuk memiliki komitmen tinggi ketika memilih poligami yakni komitmen pada keadilan, kebaikan, dan ketakwaan.

"Ayat 3 Surat Annisa justru bertujuan mendisiplinkan praktik poligami yang awalnya tanpa batas menjadi terbatas dan yang semula tanpa kualitas diberi kualitas yaitu keadilan," kata Kang Faqih sapaan akrabnya, diakses NU Online, Rabu (30/6).

Mengklaim QS Annisa ayat 3 sebagai ayat poligami adalah pengaburan esensi dari tujuan diturunkannya ayat tersebut. Sebab, senyatanya ketika Islam datang, Islam membatasi seorang lelaki hanya boleh menikahi maksimal empat perempuan. Itu pun digarisbawahi, jika si laki-laki mampu berlaku adil. Jika tidak, Islam hanya membolehkan satu. Karena itu, monogamilah yang paling baik jika tidak bisa adil.