Lompat ke isi

Qira'ah Mubadalah: Relasi Resiprokal antar Manusia: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Nama Media |: |[https://magdalene.co/ Magdalene.co] |- |Penulis |: |Jasmine Floretta V.D |- |Tanggal Publikasi |: |December 2, 2022 |- |Artikel...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 3: Baris 3:
|Nama Media
|Nama Media
|:
|:
|[https://magdalene.co/ Magdalene.co]
|[https://ghinarahmatika.com/2019/03/qiroah-mubadalah-relasi-resiprokal-antar-manusia/ Ghina Rahmatika Journal]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Jasmine Floretta V.D
|Ghina Rahmatika
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|December 2, 2022
|Maret 19, 2019
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://magdalene.co/story/profil-kiai-faqihuddin-abdul-kodir/ Faqihuddin Abdul Kodir, Ulama Lelaki, Pejuang Keadilan Gender]
|[https://ghinarahmatika.com/2019/03/qiroah-mubadalah-relasi-resiprokal-antar-manusia/ Qira'ah Mubadalah: Relasi Resiprokal antar Manusia]
|}
|}
''Dengan pendekatan tafsir [[mubadalah]], Kiai Faqih memperkenalkan agama Islam yang lebih adil gender.''
Keberangkatan kami ke Wageningen memberikan kebahagiaan tak terkira. Kami bertemu dengan seorang penceramah yang didatangkan langsung dari Indonesia. lalah Kyai Faqih. Beliau membawa konsep kesalingan antara laki-laki dan perempuan.


Buat sebagian intelektual Muslim, mungkin sudah cukup familier dengan nama [[Faqihuddin Abdul Kodir]]. Ia termasuk salah satu penggagas metode tafsir Islam ''mubadalah,'' yang ramah gender dalam Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pada 23 hingga 24 November lalu.
Menghadiri acara Ngaji kali ini, saya merasakan hal yang sangat berbeda. Seakan suasana dan pembahasan sangat sesuai dengan apa yang kami -saya dan suami- rasakan dan diskusikan belakangan ini. Tentu ini menjadi bahan diskusi yang hangat, apalagi sedang heboh-hebohnya pembahasan ''mom shaming'', kesetaraan gender, ''sexual harrashment, inferiority complex'', dan pandangan patriarkal.
 
Pria yang akrab dipanggil Kang Faqih itu sendiri merupakan ulama lelaki yang menulis banyak artikel atau buku hukum Islam (''fiqih'') mengenai perempuan. Ia juga aktif dalam pemberdayaan perempuan di akar rumput. Dalam hal ini, ia kerap mempertemukan para aktivis feminis, orang-orang dari [[lembaga]] kemasyarakatan, pemerintah, akademisi, maupun sesama ulama perempuan yang punya visi membangun peradaban berkeadilan.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]

Revisi per 10 September 2024 11.13

Info Artikel

Nama Media : Ghina Rahmatika Journal
Penulis : Ghina Rahmatika
Tanggal Publikasi : Maret 19, 2019
Artikel Lengkap : Qira'ah Mubadalah: Relasi Resiprokal antar Manusia

Keberangkatan kami ke Wageningen memberikan kebahagiaan tak terkira. Kami bertemu dengan seorang penceramah yang didatangkan langsung dari Indonesia. lalah Kyai Faqih. Beliau membawa konsep kesalingan antara laki-laki dan perempuan.

Menghadiri acara Ngaji kali ini, saya merasakan hal yang sangat berbeda. Seakan suasana dan pembahasan sangat sesuai dengan apa yang kami -saya dan suami- rasakan dan diskusikan belakangan ini. Tentu ini menjadi bahan diskusi yang hangat, apalagi sedang heboh-hebohnya pembahasan mom shaming, kesetaraan gender, sexual harrashment, inferiority complex, dan pandangan patriarkal.