Sesajen dan Filosofi Ndak Tentu: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 20: | Baris 20: | ||
Misalnya, meninggal di Kota Suci itu ndak tentu baik. Bukankah orang bisa saja meninggal di sana pas melakukan maksiat? Orang sedekah banyak juga belum tentu baik. Bukankah sedekah banyak bisa juga hasil korupsi? Model-model gitu, deh! Kesadaran seperti ini sering melahirkan logika tak terduga alias ndak umum. | Misalnya, meninggal di Kota Suci itu ndak tentu baik. Bukankah orang bisa saja meninggal di sana pas melakukan maksiat? Orang sedekah banyak juga belum tentu baik. Bukankah sedekah banyak bisa juga hasil korupsi? Model-model gitu, deh! Kesadaran seperti ini sering melahirkan logika tak terduga alias ndak umum. | ||
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]] | [[Kategori:Jejak Nur Rofiah]] | ||