Hanifah Muyasarah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 4: | Baris 4: | ||
'''Hanifah Muyasarah,''' lahir di Cilacap pada tanggal 19 Oktober 1969, adalah pengasuh Pondok Pesantren Puteri Al-Ihya Ulumaddin, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Selain itu, Bu Muyas, demikian ia biasa dipanggil, adalah dosen tetap di Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA), Cilacap, Jawa Tengah, dan menjadi Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran.<ref><nowiki>https://iaiig.ac.id/dosen/hj-hanifah-muyasaroh-s-ag-m-si/</nowiki> diakses pada 23 Juni 2021</ref> Bu Muyas juga menjabat sebagai Presidium Nasional Kelompok Kepentingan Perempuan Buruh Migran Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) periode (2020-2025). Sebelum itu, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Cabang Koalisi Perempuan Indonesia Kabupaten Cilacap (2002-2007), dan Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia Wilayah Jawa Tengah (2012-2017). | '''Hanifah Muyasarah,''' lahir di Cilacap pada tanggal 19 Oktober 1969, adalah pengasuh Pondok Pesantren Puteri Al-Ihya Ulumaddin, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Selain itu, Bu Muyas, demikian ia biasa dipanggil, adalah dosen tetap di Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA), Cilacap, Jawa Tengah, dan menjadi Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran.<ref><nowiki>https://iaiig.ac.id/dosen/hj-hanifah-muyasaroh-s-ag-m-si/</nowiki> diakses pada 23 Juni 2021</ref> Bu Muyas juga menjabat sebagai Presidium Nasional Kelompok Kepentingan Perempuan Buruh Migran Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) periode (2020-2025). Sebelum itu, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Cabang Koalisi Perempuan Indonesia Kabupaten Cilacap (2002-2007), dan Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia Wilayah Jawa Tengah (2012-2017). | ||
Selain beraktivitas di pesantren, kampus, dan organisasi, Bu Muyas juga aktif mengisi pengajian, menyampaikan hasil dan gagasan KUPI, di antaranya di tempat rutinan bernama Balai Perempuan Annisa. Rutinan ini dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Cilacap dalam rangka mendorong perempuan untuk 3B. Harapannya agar perempuan memiliki pengetahuan mendalam, pemikiran yang kritis, dan wawasan yang luas sehingga mampu memberdayakan dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan bangsanya. Belajar tidak harus di perguruan tinggi, atau bangku sekolah. Belajar bisa dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Sebagaimana yang Bu Muyas lakukan di Balai Perempuan Annisa. Setiap hari Selasa Bu Muyas belajar sekaligus menjadi tempat belajar, berdiskusi, bagi teman-teman yang tidak sempat mengenyam bangku sekolah. | Selain beraktivitas di pesantren, kampus, dan organisasi, Bu Muyas juga aktif mengisi pengajian, menyampaikan hasil dan gagasan [[KUPI]], di antaranya di tempat rutinan bernama Balai Perempuan Annisa. Rutinan ini dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Cilacap dalam rangka mendorong perempuan untuk 3B. Harapannya agar perempuan memiliki pengetahuan mendalam, pemikiran yang kritis, dan wawasan yang luas sehingga mampu memberdayakan dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan bangsanya. Belajar tidak harus di perguruan tinggi, atau bangku sekolah. Belajar bisa dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Sebagaimana yang Bu Muyas lakukan di Balai Perempuan Annisa. Setiap hari Selasa Bu Muyas belajar sekaligus menjadi tempat belajar, berdiskusi, bagi teman-teman yang tidak sempat mengenyam bangku sekolah. | ||
=== Riwayat Hidup === | === Riwayat Hidup === | ||
| Baris 45: | Baris 45: | ||
'''Penulis: Zahra Amin''' | '''Penulis: Zahra Amin''' | ||
'''Editor: Nor | '''Editor: Nor Ismah''' | ||
'''Reviewer: [[Faqihuddin Abdul Kodir]]''' | '''Reviewer: [[Faqihuddin Abdul Kodir]]''' | ||