Lompat ke isi

2019 Implementasi Kebijakan Tentang Penyandang Disabilitas di Yayasan Wisma Cheshier dan Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti Jakarta: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi '{| |Sumber |: |[https://jurnalketerapianfisik.com/index.php/jpt/article/view/235 Jurnal Keterapian Fisik] |- |Seri |: |Vol. 5 No. 2 (2020) |- |Tahun |: | Nov 12, 2020...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 2: Baris 2:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://jurnalketerapianfisik.com/index.php/jpt/article/view/235 Jurnal Keterapian Fisik]
|[https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jipp/article/view/IAA Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol. 5 No. 2 (2020)
|Vol 5, No 2 (2019)
|-
|-
|Tahun
|Tahun
|:
|:
| Nov 12, 2020
| -
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Endang Sri Wahyuni, Wa Ode Diana Harisa (Jurusan Okupasi Terapi, Poltekkes Kemenkes Surakarta)
| ''Irsan Akhmad Abdulazis''
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.37341/jkf.v5i2.235
|https://doi.org/10.37341/jkf.v5i2.235
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Keterapian Fisik|isbn=2580-5908|pub_date=Nov 12, 2020|cover_artist=|pages=|series=Vol. 5 No. 2 (2020)|author=|title_orig=Jurnal Keterapian Fisik}}
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan|isbn=2776-6284|pub_date=Vol 05 No 02|cover_artist=|pages=|series=Vol. 5 No. 2 (2020)|author=|title_orig=Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan}}
'''Abstrak'''
'''Abstrak'''


'''''Backgrounds:''''' ''Intellectual Disability students must be able to master the practice of personal hygiene during menstruation skills. However, to teach this skill to them is not easy. They need certain methods to learn these skills to get effective results. Video-Based Instruction is one method to teach these skills. This study aims to determine whether there is an effect of Video-Based Instruction on the practice of personal hygiene during menstruation on Intellectual Disability students. M'''ethods:''' This is quantitative research with pre-experimental type and one group pretest-posttest design. The data collection tool is a "personal hygiene" questionnaire. The data analysis method uses a paired sample t-test with the help of SPSS version 25. This research conducted at SLB Negeri 3 Central Jakarta with a total sample is 20 respondents selected by the purposive sampling technique. '''Results:''' Most respondents were 14 years old (20%), 7th grade (30%), get menarche at 12 and 13 years (25%). The mean score for the practice of personal hygiene during menstruation pre-test is 41.30 and post-test is 53.20. Paired sample t-test results showed that sig. (2-tailed) <0.001. '''Conclusion:''' The results showed that it received Ha, which means that there is an effect of Video-Based Instruction on the practice of personal hygiene during menstruation on Intellectual Disabilities students. The results also showed that there are mean score differences of the pre-test and post-test results, which is an increase in the mean score of the post-test results by 11,90.''
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Permensos No 7 Tahun 2017 Tentang Standar Habilitasi Dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di PSBD Budi Bhakti dan Yayasan Wisma Cheshier Jakarta. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif, informan sebanyak 15 orang, Teknik pengumpulan informan yang digunakan yaitu dengan teknik purposive. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model Miles dan Huberman dan uji kebasahan data yang digunakan dengan teknik triangulasi. Selanjutnya teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi Permensos No. 7 Tahun 2017 di PSBD berjalan baik yaitu indikator komunikasi dari aspek transmisi, kejelasan dan konsistensi telah berjalan dengan baik, sedangkan kualitas sumber daya manusia telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Kemensos namun dari segi fasilitas masih ditemukan beberapa fasilitas yang belum memenuhi standar, terkait disposisi para pegawai telah memiliki komitmen, kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut. Struktur birokrasi berkaitan dengan SOP yang telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Kemensos dan dari segi aspek fragmentasinya kebijakan tersebut disosialisasikan mulai dari tingkat Kemensos turun ke Dinas Sosial selanjutnya baru ke Panti Sosial. Sedangkan pada Yayasan Chesier implementasi Permensos No. 7 Tahun 2017 belum dilaksananakan secara optimal dikarenakan beberapa indikator yang belum maksimal, pertama pada indikator komunikasi yaitu pada aspek transmisi, kejelasan dan konsistensi belum dilaksanakan secara baik, kedua kualitas sumber daya manusia cukup terlatih karena berpengalaman selama bertahun-tahun namun secara kuantitas masih kurang dan kualitas pendidikannya belum memadai sehingga implementasinya kurang efektif, terkait disposisi pelaksanaannya memiliki komitmen dan semangat yang tinggi dan struktur birokrasi berdasarkan SOP yang fleksibel dikarenakan dibuat oleh yayasan itu sendiri.  


'''Kata Kunci:''' ''intellectual disability, menstruation, self-hygiene, video based instructions''
'''Kata Kunci:''' ''Implementasi; Habilitasi; Rehabilitasi''
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]]
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]]
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]]

Revisi per 27 Juli 2025 23.44

Sumber : Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Seri : Vol 5, No 2 (2019)
Tahun : -
Penulis : Irsan Akhmad Abdulazis
DOI : https://doi.org/10.37341/jkf.v5i2.235
2019 Implementasi Kebijakan Tentang Penyandang Disabilitas di Yayasan Wisma Cheshier dan Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti Jakarta
JudulJurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
SeriVol. 5 No. 2 (2020)
Tahun terbit
Vol 05 No 02
ISBN2776-6284

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Permensos No 7 Tahun 2017 Tentang Standar Habilitasi Dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di PSBD Budi Bhakti dan Yayasan Wisma Cheshier Jakarta. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif, informan sebanyak 15 orang, Teknik pengumpulan informan yang digunakan yaitu dengan teknik purposive. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model Miles dan Huberman dan uji kebasahan data yang digunakan dengan teknik triangulasi. Selanjutnya teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi Permensos No. 7 Tahun 2017 di PSBD berjalan baik yaitu indikator komunikasi dari aspek transmisi, kejelasan dan konsistensi telah berjalan dengan baik, sedangkan kualitas sumber daya manusia telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Kemensos namun dari segi fasilitas masih ditemukan beberapa fasilitas yang belum memenuhi standar, terkait disposisi para pegawai telah memiliki komitmen, kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut. Struktur birokrasi berkaitan dengan SOP yang telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Kemensos dan dari segi aspek fragmentasinya kebijakan tersebut disosialisasikan mulai dari tingkat Kemensos turun ke Dinas Sosial selanjutnya baru ke Panti Sosial. Sedangkan pada Yayasan Chesier implementasi Permensos No. 7 Tahun 2017 belum dilaksananakan secara optimal dikarenakan beberapa indikator yang belum maksimal, pertama pada indikator komunikasi yaitu pada aspek transmisi, kejelasan dan konsistensi belum dilaksanakan secara baik, kedua kualitas sumber daya manusia cukup terlatih karena berpengalaman selama bertahun-tahun namun secara kuantitas masih kurang dan kualitas pendidikannya belum memadai sehingga implementasinya kurang efektif, terkait disposisi pelaksanaannya memiliki komitmen dan semangat yang tinggi dan struktur birokrasi berdasarkan SOP yang fleksibel dikarenakan dibuat oleh yayasan itu sendiri.

Kata Kunci: Implementasi; Habilitasi; Rehabilitasi