Kongres Ulama Dapat Sambutan Meriah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
|Sumber Original | |Sumber Original | ||
|: | |: | ||
| | |Harian KOMPAS | ||
|- | |- | ||
|Tanggal Publikasi | |Tanggal Publikasi | ||
|: | |: | ||
| | |11 April 2017 | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | | Iki | ||
|- | |- | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | |: | ||
| | |Kongres Ulama Dapat Sambutan Meriah | ||
|} | |} | ||
Berbagai elemen masyarakat di Tanah Air, bahkan di luar negeri, antusias menyambut Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia yang akan digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, 25-27 April 2017. Kongres yang diklaim sebagai yang pertama di dunia tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para perempuan ulama, tetapi juga akan membahas berbagai isu terkait perempuan di sejumlah negara. | Berbagai elemen masyarakat di Tanah Air, bahkan di luar negeri, antusias menyambut Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia yang akan digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, 25-27 April 2017. Kongres yang diklaim sebagai yang pertama di dunia tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para perempuan ulama, tetapi juga akan membahas berbagai isu terkait perempuan di sejumlah negara. | ||
| Baris 28: | Baris 27: | ||
Masriyah yang merupakan satu-satunya perempuan yang menjadi pimpinan tertinggi pondok pesantren di Cirebon. “Semoga KUPI menjadi ruang menyelesaikan berbagai masalah perempuan dan bangsa yang kompleks,” ujarnya. '''(IKI)''' | Masriyah yang merupakan satu-satunya perempuan yang menjadi pimpinan tertinggi pondok pesantren di Cirebon. “Semoga KUPI menjadi ruang menyelesaikan berbagai masalah perempuan dan bangsa yang kompleks,” ujarnya. '''(IKI)''' | ||
[[Kategori:Berita]] | [[Kategori:Berita]] | ||
[[Kategori:Berita Kongres 1]] | [[Kategori:Berita Kongres 1]] | ||