Kongres Ulama Perempuan Indonesia Dijamin Bebas Politik: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Info Artikel:''' | |||
{| | |||
|Sumber Original | |||
|: | |||
|[http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/ redaksiislam.com] | |||
|- | |||
|Tanggal Publikasi | |||
|: | |||
|25 April 2017 | |||
|- | |||
|Penulis | |||
|: | |||
| Redaksi | |||
|- | |||
|Artikel Lengkap | |||
|: | |||
|[http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/ 780 Ulama Perempuan Kongres Di Cirebon Hari Ini] | |||
|} | |||
Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pertama yang digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan Ciwaringin Cirebon dua pekan mendatang dipastikan bukan sebagai landasan pembentukan partai politik baru. Ketua Steering Committee KUPI [[Badriyah Fayumi]] mengatakan, kongres murni sebagai ruang perjumpaan ulama perempuan dari berbagai latar belakang dan organisasi keislaman di Tanah Air. | Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pertama yang digelar di Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan Ciwaringin Cirebon dua pekan mendatang dipastikan bukan sebagai landasan pembentukan partai politik baru. Ketua Steering Committee KUPI [[Badriyah Fayumi]] mengatakan, kongres murni sebagai ruang perjumpaan ulama perempuan dari berbagai latar belakang dan organisasi keislaman di Tanah Air. | ||