Lompat ke isi

Menolak Eksistensi Ulama Perempuan Adalah Tindakan Tidak Adil: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[http://m.rmoljabar.com/news.php?id=41723 rmoljabar.com]
|[http://mediaindonesia.com/news/read/102316/menolak-eksistensi-ulama-perempuan-adalah-tindakan-tidak-adil/2017-04-26 Media Indonesia]
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|27 April 2017
|26 April 2017
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| bon/Sudirman Wamad
|
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[http://m.rmoljabar.com/news.php?id=41723 KUPI Dorong Adanya Perubahan Batas Usia Menikah Perempuan]
|[http://mediaindonesia.com/news/read/102316/menolak-eksistensi-ulama-perempuan-adalah-tindakan-tidak-adil/2017-04-26 Menolak Eksistensi Ulama Perempuan Adalah Tindakan Tidak Adil]
|}
|}


Baris 31: Baris 31:


Lebih baik lagi, menurutnya, ketika perempuan sudah melakukan perjalanan intelektual dan dapat bersikap ketika tidak setuju pada sebuah pandangan. Karena kebenaran bukanlah otoritas orang tertentu, tetapi seberapa kuat argumentasinya.
Lebih baik lagi, menurutnya, ketika perempuan sudah melakukan perjalanan intelektual dan dapat bersikap ketika tidak setuju pada sebuah pandangan. Karena kebenaran bukanlah otoritas orang tertentu, tetapi seberapa kuat argumentasinya.
Mediaindonesia.com, 26 April 2017
''Sumber: <nowiki>http://mediaindonesia.com/news/read/102316/menolak-eksistensi-ulama-perempuan-adalah-tindakan-tidak-adil/2017-04-26</nowiki>''
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]