Lompat ke isi

Tiga Fatwa Soal Pernikahan Anak Dari Ulama Perempuan: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel:'''
{|
|Sumber Original
|:
|[https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3485968/menteri-agama-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia-di-cirebon detik.com]
|-
|Tanggal Publikasi
|:
|27 April 2017
|-
|Penulis
|:
|
|-
|Artikel Lengkap
|:
|[https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3485968/menteri-agama-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia-di-cirebon Menteri Agama Tutup Kongres Ulama Perempuan Indonesia di Cirebon]
|}
Beberapa waktu lalu, ulama-ulama perempuan dari seluruh Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamiy di Babakan Ciwaringin Cirebon untuk momen yang bersejarah: Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia alias [[KUPI]]! Kongres ini adalah ajang pertemuan dan merapatkan barisan buat ulama-ulama perempuan Indonesia yang sudah lama ikut menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat–mulai dari kekerasan seksual, pernikahan usia anak, hingga perusakan alam dan radikalisme.
Beberapa waktu lalu, ulama-ulama perempuan dari seluruh Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamiy di Babakan Ciwaringin Cirebon untuk momen yang bersejarah: Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia alias [[KUPI]]! Kongres ini adalah ajang pertemuan dan merapatkan barisan buat ulama-ulama perempuan Indonesia yang sudah lama ikut menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat–mulai dari kekerasan seksual, pernikahan usia anak, hingga perusakan alam dan radikalisme.