Ulama Perempuan Tangkal Radikalisme: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
|Sumber Original | |Sumber Original | ||
|: | |: | ||
|[ | |[http://sejuk.org/2017/04/26/ulama-perempuan-tangkal-radikalisme/ sejuk.org] | ||
|- | |- | ||
|Tanggal Publikasi | |Tanggal Publikasi | ||
|: | |: | ||
| | |26 April 2017 | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | |: | ||
|[ | |[http://sejuk.org/2017/04/26/ulama-perempuan-tangkal-radikalisme/ Ulama Perempuan Tangkal Radikalisme] | ||
|} | |} | ||
[[Berkas:Berita66.jpg|kiri|jmpl|''<small>Siti Ruhaini Dzuhayatin dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) 25-27 April 2017 di Cirebon</small>'']] | [[Berkas:Berita66.jpg|kiri|jmpl|''<small>Siti Ruhaini Dzuhayatin dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) 25-27 April 2017 di Cirebon</small>'']] | ||
| Baris 49: | Baris 48: | ||
“Jika kita masih terus mengabaikan bahkan mengingkari fakta bahwa perempuan itu setara dengan laki-laki, baik secara intelektual maupun spiritual, dan bila kita menutup mata dan menolak eksistensi ulama perempuan, maka sesungguhnya kita sedang melakukan ketidakadilan,” Kyai Husein Muhammad menutup paparannya. '''(Rifah Zainani-SEJUK)''' | “Jika kita masih terus mengabaikan bahkan mengingkari fakta bahwa perempuan itu setara dengan laki-laki, baik secara intelektual maupun spiritual, dan bila kita menutup mata dan menolak eksistensi ulama perempuan, maka sesungguhnya kita sedang melakukan ketidakadilan,” Kyai Husein Muhammad menutup paparannya. '''(Rifah Zainani-SEJUK)''' | ||
[[Kategori:Berita]] | [[Kategori:Berita]] | ||
[[Kategori:Berita Kongres 1]] | [[Kategori:Berita Kongres 1]] | ||