Majalah Swara Rahima Edisi 21; Ada Apa Dibalik Poligami?: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2007/04/06/edisi-21/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 21.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 21 Tahun VII, April 2007|title_orig=|note=[https://swararahima.com/2007/04/06/edisi-21/ Download]}} | '''Informasi Majalah:''' | ||
{| | |||
|Sumber | |||
|: | |||
|[https://swararahima.com/2007/04/06/edisi-21/ Swara Rahima] | |||
|- | |||
|Nama Majalah | |||
|: | |||
|Majalah Swara [[Rahima]] | |||
|- | |||
|Tema | |||
|: | |||
|Ada Apa Dibalik [[Poligami]]? | |||
|- | |||
|Seri | |||
|: | |||
|Nomor 21 Tahun VII, April 2007 | |||
|- | |||
|Penerbit | |||
|: | |||
|Rahima | |||
|- | |||
|Link Download | |||
|: | |||
|[https://swararahima.com/2007/04/06/edisi-21/ Download] | |||
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2007/04/06/edisi-21/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 21.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 21 Tahun VII, April 2007|title_orig=|note=[https://swararahima.com/2007/04/06/edisi-21/ Download Majalah]}}'''''Pembaca setia'' ''Swara Rahima…''''' | |||
''Alhamdulillah'' tanpa terasa ''Swara Rahima (SR)'' telah hadir menemani anda semua hingga edisi ke-20. Perjalanan yang penuh tantangan, namun juga melegakan karena kami telah melewati beragam masa ujian. Angka 20 memang bukan lah angka sakral yang memiliki ''‘magnitude’'' tertentu. Namun, bagi redaksi, nomor ini telah memancarkan spirit dan tekad untuk selalu hadir di tengah pembaca sekalian. Tak ingin bernasib sama seperti banyak media lainnya yang ''sekali berarti sesudah itu mati,'' kami berharap dapat selalu terbit bagaikan semboyan RRI “S''ekali mengudara, tetap di udara “.'' Sekadar untuk “merayakan” perasaan istimewa ini, ''Swara Rahima'' kali ini menyajikan format yang lebih tebal dari biasanya serta mengundang komentar dari berbagai kalangan pembaca untuk memberikan kritik, saran dan masukan. ''Syukran katsira,'' terima kasih yang tak terhingga kepada para pihak yang telah berpartisipasi dalam hal ini. | |||
Pada edisi ini redaksi mengangkat tema ''“Kekerasan terhadap Perempuan.'' Sebagaimana kita ketahui bersama, banyak momen penting terkait dengan perempuan maupun persoalan hak asasi manusia dalam bulan November-Desember ini. Peringatan hari internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (25 November), hari HAM Internasional (10 Desember) dan hari Ibu yang sebenarnya merupakan tonggak sejarah gerakan perempuan Indonesia melalui Kongres Perempoean (22 Desember). Selain itu bulan Desember ini bertepatan dengan peringatan hari raya Qurban, yang mengingatkan kita kembali bahwa dalam realitas masih banyak perempuan yang menjadi “korban” ketidakadilan dari situasi di sekelilingnya. Kami berharap bahwa melalui momen ini kita dapat berempati pada perempuan korban sehingga mampu melanjutkan kehidupan dengan penuh optimisme dan rasa percaya diri. | |||
'''''Pembaca yang budiman…''''' | |||
Mengacu pada kedua momen di atas, melalui rubrik ''Fokus'' kali ini redaksi mencoba mengangkat tema ''Dunia Menolak Kekerasan Terhadap Perempuan.'' Untuk melengkapinya, SR juga melakukan wawancara pada para pendamping perempuan korban kekerasan. Selain itu pembaca juga masih dapat menyimak rubrik-rubrik lainnya yang kesemuanya berisi semangat untuk menghapuskan kekerasan terhadap perempuan. Redaksi juga menghadirkan berbagai komentar dan informasi terkait dengan kekerasan terhadap perempuan. | |||
Dalam “edisi khusus” kali ini, dengan penuh kebahagian, selain menghimpun tanggapan pembaca tentang SR, kami juga mulai menyajikan suplemen khusus yang berisi artikel yang ditulis oleh alumni Program Pengkaderan [[Ulama Perempuan]]. Sesuatu yang amat membanggakan. Kami berharap semoga upaya ini dapat menjadi [[tradisi]] baru yang akan menjadikan majalah yang kita cintai ini semakin dan semakin berkualitas di masa datang. | |||
Selain itu, bersama dengan munculnya edisi ini, kami berikhtiar untuk mengemas majalah SR 1-20 dalam bentuk keping CD untuk menyebarluaskan ide-ide tentang penguatan hak perempuan dalam berbagai format. Momentum ini juga dijadikan titik awal realisasi ide lingkar kelompok baca SR. Sebuah wahana di mana para pembaca dapat saling belajar dan bertukar pikiran tentang berbagai tema yang dimunculkan SR. Kami berharap dengan beragam inovasi di atas, akan semakin menautkan hati dan mempererat hubungan dengan pembaca, dalam rangka ''fastabiqul khairat'', aktif mengatasi berbagai masalah perempuan dalam sinaran Islam. | |||
Selamat membaca dan menikmati sajian khusus kami. Semoga edisi ini akan semakin menggerakan kita semua untuk berbuat dan berbuat. seperti kata Mohammad Iqbal, “Bukankah essensi agama itu adalah amal perbuatan?” | |||
''Wassalam'' | |||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Majalah, Bulletin dan Suplemen]] | [[Kategori:Majalah, Bulletin dan Suplemen]] | ||
[[Kategori:Majalah]] | [[Kategori:Majalah]] | ||
Revisi per 22 Februari 2026 21.35
Informasi Majalah:
| Sumber | : | Swara Rahima |
| Nama Majalah | : | Majalah Swara Rahima |
| Tema | : | Ada Apa Dibalik Poligami? |
| Seri | : | Nomor 21 Tahun VII, April 2007 |
| Penerbit | : | Rahima |
| Link Download | : | Download |
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
| Seri | Nomor 21 Tahun VII, April 2007 |
|---|---|
| Penerbit | Rahima |
| Download Majalah | |
Pembaca setia Swara Rahima…
Alhamdulillah tanpa terasa Swara Rahima (SR) telah hadir menemani anda semua hingga edisi ke-20. Perjalanan yang penuh tantangan, namun juga melegakan karena kami telah melewati beragam masa ujian. Angka 20 memang bukan lah angka sakral yang memiliki ‘magnitude’ tertentu. Namun, bagi redaksi, nomor ini telah memancarkan spirit dan tekad untuk selalu hadir di tengah pembaca sekalian. Tak ingin bernasib sama seperti banyak media lainnya yang sekali berarti sesudah itu mati, kami berharap dapat selalu terbit bagaikan semboyan RRI “Sekali mengudara, tetap di udara “. Sekadar untuk “merayakan” perasaan istimewa ini, Swara Rahima kali ini menyajikan format yang lebih tebal dari biasanya serta mengundang komentar dari berbagai kalangan pembaca untuk memberikan kritik, saran dan masukan. Syukran katsira, terima kasih yang tak terhingga kepada para pihak yang telah berpartisipasi dalam hal ini.
Pada edisi ini redaksi mengangkat tema “Kekerasan terhadap Perempuan. Sebagaimana kita ketahui bersama, banyak momen penting terkait dengan perempuan maupun persoalan hak asasi manusia dalam bulan November-Desember ini. Peringatan hari internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (25 November), hari HAM Internasional (10 Desember) dan hari Ibu yang sebenarnya merupakan tonggak sejarah gerakan perempuan Indonesia melalui Kongres Perempoean (22 Desember). Selain itu bulan Desember ini bertepatan dengan peringatan hari raya Qurban, yang mengingatkan kita kembali bahwa dalam realitas masih banyak perempuan yang menjadi “korban” ketidakadilan dari situasi di sekelilingnya. Kami berharap bahwa melalui momen ini kita dapat berempati pada perempuan korban sehingga mampu melanjutkan kehidupan dengan penuh optimisme dan rasa percaya diri.
Pembaca yang budiman…
Mengacu pada kedua momen di atas, melalui rubrik Fokus kali ini redaksi mencoba mengangkat tema Dunia Menolak Kekerasan Terhadap Perempuan. Untuk melengkapinya, SR juga melakukan wawancara pada para pendamping perempuan korban kekerasan. Selain itu pembaca juga masih dapat menyimak rubrik-rubrik lainnya yang kesemuanya berisi semangat untuk menghapuskan kekerasan terhadap perempuan. Redaksi juga menghadirkan berbagai komentar dan informasi terkait dengan kekerasan terhadap perempuan.
Dalam “edisi khusus” kali ini, dengan penuh kebahagian, selain menghimpun tanggapan pembaca tentang SR, kami juga mulai menyajikan suplemen khusus yang berisi artikel yang ditulis oleh alumni Program Pengkaderan Ulama Perempuan. Sesuatu yang amat membanggakan. Kami berharap semoga upaya ini dapat menjadi tradisi baru yang akan menjadikan majalah yang kita cintai ini semakin dan semakin berkualitas di masa datang.
Selain itu, bersama dengan munculnya edisi ini, kami berikhtiar untuk mengemas majalah SR 1-20 dalam bentuk keping CD untuk menyebarluaskan ide-ide tentang penguatan hak perempuan dalam berbagai format. Momentum ini juga dijadikan titik awal realisasi ide lingkar kelompok baca SR. Sebuah wahana di mana para pembaca dapat saling belajar dan bertukar pikiran tentang berbagai tema yang dimunculkan SR. Kami berharap dengan beragam inovasi di atas, akan semakin menautkan hati dan mempererat hubungan dengan pembaca, dalam rangka fastabiqul khairat, aktif mengatasi berbagai masalah perempuan dalam sinaran Islam.
Selamat membaca dan menikmati sajian khusus kami. Semoga edisi ini akan semakin menggerakan kita semua untuk berbuat dan berbuat. seperti kata Mohammad Iqbal, “Bukankah essensi agama itu adalah amal perbuatan?”
Wassalam