Lompat ke isi

Majalah Swara Rahima Edisi 59; Perempuan dan Terorisme: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 24: Baris 24:
|:
|:
|[https://swararahima.com/2021/09/28/majalah-swara-rahima-edisi-59/ Download]
|[https://swararahima.com/2021/09/28/majalah-swara-rahima-edisi-59/ Download]
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2021/09/28/majalah-swara-rahima-edisi-59/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 59.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 59 Tahun XXI, September 2021|title_orig=Majalah Swara Rahima Edisi 59|note=[https://swararahima.com/2021/09/28/majalah-swara-rahima-edisi-59/ Download Majalah]}}Majalah Swara [[Rahima]] adalah media publikasi berkala dari Perhimpunan Rahima yang berfokus pada wacana Islam dan hak-hak perempuan, utamanya mengusung perspektif adil gender. Majalah ini menyajikan analisis, studi tafsir, dan hadis yang mendukung keadilan perempuan, serta memuat pemikiran [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] di [[komunitas]].
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2021/09/28/majalah-swara-rahima-edisi-59/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 59.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 59 Tahun XXI, September 2021|title_orig=Majalah Swara Rahima Edisi 59|note=[https://swararahima.com/2021/09/28/majalah-swara-rahima-edisi-59/ Download Majalah]}}''Alhamdulillah'' majalah Swara Rahima edisi 59 dapat terbit. Shalawat dan salam tetap terlimpah kepada Rasulullah saw yang memberi teladan Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam.


Majalah ini menjadi sarana dialog dan edukasi mengenai posisi perempuan dalam Islam, sering kali melibatkan pemikiran [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] sebagai pengasuh rubrik. Tulisan di dalamnya sering mengangkat tema Islam yang ramah terhadap perempuan dan menolak bias gender.
'''''Pembaca Swara Rahima yang berbahagia…'''''


Majalah Swara Rahima edisi 59 ini mengangkat tema “Perempuan dan Terorisme”. Tema ini diangkat bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pelibatan perempuan, motif, dan agensi mereka. Hal ini bisa dilihat dalam Rubrik Fokus yang mengkaji tentang Perempuan dalam Jeratan Terorisme. Pada Rubrik Opini, Rahima mewawancarai [[Ulil Abshar Abdalla]] terkait perempuan dan terorisme dalam perspektif Islam. Debbie Affianty mengangkat perihal perempuan dan terorisme dalam perspektif umum. Tema perempuan dan terorisme tidak lepas dari istilah [[jihad]] dan ''qital'', keduanya juga dibahas dalam Rubrik Tafsir Alquran dan Dirasah Hadis.
Masih selaras dengan isu yang diusung, Rubrik Akhwatuna membahas platform kolaborasi bernama Working Group on Women and Preventing/Countering Violent Extremism (WGWC) dalam pencegahan ekstremisme. Kisah ulama perempuan, [[Hanifah Muyasarah]] dalam mengedukasi dan mengadvokasi perempuan marginal di Cilacap tercantum dalam Rubrik Profil.
Pada Rubrik [[Jaringan]], tertuang kisah [[komunitas]] [[Perempuan Kobher]], kelompok perempuan di Madura yang melakukan pemberdayaan melalui kegiatan produktif. Rubrik Teropong Dunia membahas keberanian perempuan Myanmar dalam melawan militer ketika konflik kudeta terjadi.
Pemikiran Musdah Mulia mengenai Muslimah Reformis dimuat dalam Rubrik Fikrah. Ulasan mengenai buku ‘Feminisme Islam: Genealogi, Tantangan, dan Prospek di Indonesia’ karya Etin Anwar dibahas dalam Rubrik [[Khazanah]]. Dua Rubrik Kiprah menginformasikan kegiatan pengajian ulama perempuan di bulan Ramadan dan kegiatan pencegahan intoleransi dan ekstremisme berbasis kekerasan bagi guru SMA/SMK.
Rubrik Tanya Jawab memuat pertanyaan dari istri napiter yang ingin menggugat cerai suaminya, rubrik ini diasuh oleh KH Cecep Jayakarama. Penghujung rubrik ditutup dengan pengalaman Silvia Rahmah, ulama perempuan yang melakukan pendampingan terhadap istri narapidana teroris, cerita tersebut tertuang dalam Rubrik Refleksi.
Akhir kata, kami berharap Majalah Swara Rahima konsisten menjadi bacaan yang menyampaikan informasi perihal Islam yang ''rahmatan lil alamin'', serta menjadi rujukan pembaca dalam membangun wacana keagamaan yang adil dan setara. Selamat membaca.
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Majalah, Bulletin dan Suplemen]]
[[Kategori:Majalah, Bulletin dan Suplemen]]
[[Kategori:Majalah]]
[[Kategori:Majalah]]

Revisi per 23 Februari 2026 11.37

Informasi Majalah:

Sumber : Swara Rahima
Nama Majalah : Majalah Swara Rahima
Tema : Perempuan dan Terorisme
Seri : Nomor 59 Tahun XXI, September 2021
Penerbit : Rahima
Link Download : Download

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Majalah Swara Rahima Edisi 59; Perempuan dan Terorisme
JudulMajalah Swara Rahima Edisi 59
SeriNomor 59 Tahun XXI, September 2021
PenerbitRahima
Download Majalah

Alhamdulillah majalah Swara Rahima edisi 59 dapat terbit. Shalawat dan salam tetap terlimpah kepada Rasulullah saw yang memberi teladan Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam.

Pembaca Swara Rahima yang berbahagia…

Majalah Swara Rahima edisi 59 ini mengangkat tema “Perempuan dan Terorisme”. Tema ini diangkat bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pelibatan perempuan, motif, dan agensi mereka. Hal ini bisa dilihat dalam Rubrik Fokus yang mengkaji tentang Perempuan dalam Jeratan Terorisme. Pada Rubrik Opini, Rahima mewawancarai Ulil Abshar Abdalla terkait perempuan dan terorisme dalam perspektif Islam. Debbie Affianty mengangkat perihal perempuan dan terorisme dalam perspektif umum. Tema perempuan dan terorisme tidak lepas dari istilah jihad dan qital, keduanya juga dibahas dalam Rubrik Tafsir Alquran dan Dirasah Hadis.

Masih selaras dengan isu yang diusung, Rubrik Akhwatuna membahas platform kolaborasi bernama Working Group on Women and Preventing/Countering Violent Extremism (WGWC) dalam pencegahan ekstremisme. Kisah ulama perempuan, Hanifah Muyasarah dalam mengedukasi dan mengadvokasi perempuan marginal di Cilacap tercantum dalam Rubrik Profil.

Pada Rubrik Jaringan, tertuang kisah komunitas Perempuan Kobher, kelompok perempuan di Madura yang melakukan pemberdayaan melalui kegiatan produktif. Rubrik Teropong Dunia membahas keberanian perempuan Myanmar dalam melawan militer ketika konflik kudeta terjadi.

Pemikiran Musdah Mulia mengenai Muslimah Reformis dimuat dalam Rubrik Fikrah. Ulasan mengenai buku ‘Feminisme Islam: Genealogi, Tantangan, dan Prospek di Indonesia’ karya Etin Anwar dibahas dalam Rubrik Khazanah. Dua Rubrik Kiprah menginformasikan kegiatan pengajian ulama perempuan di bulan Ramadan dan kegiatan pencegahan intoleransi dan ekstremisme berbasis kekerasan bagi guru SMA/SMK.

Rubrik Tanya Jawab memuat pertanyaan dari istri napiter yang ingin menggugat cerai suaminya, rubrik ini diasuh oleh KH Cecep Jayakarama. Penghujung rubrik ditutup dengan pengalaman Silvia Rahmah, ulama perempuan yang melakukan pendampingan terhadap istri narapidana teroris, cerita tersebut tertuang dalam Rubrik Refleksi.

Akhir kata, kami berharap Majalah Swara Rahima konsisten menjadi bacaan yang menyampaikan informasi perihal Islam yang rahmatan lil alamin, serta menjadi rujukan pembaca dalam membangun wacana keagamaan yang adil dan setara. Selamat membaca.