Majalah Swara Rahima Edisi 10; Tafsir Ulang Politik Perempuan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 19: | Baris 19: | ||
|Penerbit | |Penerbit | ||
|: | |: | ||
|Rahima | |[[Rahima]] | ||
|- | |- | ||
| Link Download | | Link Download | ||
|: | |: | ||
|[https://swararahima.com/2004/04/05/edisi-10/ Download] | |[https://swararahima.com/2004/04/05/edisi-10/ Download] | ||
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2004/04/05/edisi-10/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 10.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 10 Tahun III, April 2004|title_orig=|note=[https://swararahima.com/2004/04/05/edisi-10/ Download Majalah]}}Swara Rahima edisi ke-10 ini hadir kembali di saat Indonesia sedang menjalani pesta demokrasi. Dalam edisi kali ini kami mengajak pembaca untuk mendiskusikan masalah politik perempuan. Termasuk di dalamnya menyinggung tentang partisipasi politik perempuan, maknanya dalam sejarah Islam dan juga perempuan dalam pemilu. | |}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2004/04/05/edisi-10/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 10.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 10 Tahun III, April 2004|title_orig=Majalah Swara Rahima Edisi 10|note=[https://swararahima.com/2004/04/05/edisi-10/ Download Majalah]}}Swara Rahima edisi ke-10 ini hadir kembali di saat Indonesia sedang menjalani pesta demokrasi. Dalam edisi kali ini kami mengajak pembaca untuk mendiskusikan masalah politik perempuan. Termasuk di dalamnya menyinggung tentang partisipasi politik perempuan, maknanya dalam sejarah Islam dan juga perempuan dalam pemilu. | ||
'''''Pembaca yang berbahagia…''''' | '''''Pembaca yang berbahagia…''''' | ||