Warkah Al-Basyar Volume VII Tahun 2008; Edisi 01 Tahun Baru; Momentum Hijrah Untuk Tertarikan Alam: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 28: | Baris 28: | ||
|: | |: | ||
|[https://drive.google.com/file/d/1bHlAclqFajVDQC6DXhDxc7FtP0QbCAqL/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | |[https://drive.google.com/file/d/1bHlAclqFajVDQC6DXhDxc7FtP0QbCAqL/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | ||
|} | |}{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov1).jpg|italic title=Volume VII Tahun 2008; Edisi 01|title_orig=Volume VII Tahun 2008; Edisi 01|notes=[https://drive.google.com/file/d/1bHlAclqFajVDQC6DXhDxc7FtP0QbCAqL/view?usp=drive_link Download Al-Basyar Vol.7 Tahun 2008; Edisi 1]}}Beberapa hari lalu, tepatnya Selasa, 1 Januari 2008 seluruh umat manusia di seluruh dunia merayakan datangnya tahun baru Masehi yang memasuki usia 2008. Beragam kegiatan dilakukan sebagai bentuk ekspresi kegembiraan dalam melepas dan menyambut datangnya tahun baru. Kita sejenak melupakan musibah bencana alam yang sedang menimpa diri dan saudara kita. Sekedar untuk menghibur diri, kita meluapkan kegembiraan dengan meniup trompet, menyalakan kembang api, berpesta dengan live musik dan berbagai ekspresi kegembiraan lainnya. | ||
Beberapa hari lalu, tepatnya Selasa, 1 Januari 2008 seluruh umat manusia di seluruh dunia merayakan datangnya tahun baru Masehi yang memasuki usia 2008. Beragam kegiatan dilakukan sebagai bentuk ekspresi kegembiraan dalam melepas dan menyambut datangnya tahun baru. Kita sejenak melupakan musibah bencana alam yang sedang menimpa diri dan saudara kita. Sekedar untuk menghibur diri, kita meluapkan kegembiraan dengan meniup trompet, menyalakan kembang api, berpesta dengan live musik dan berbagai ekspresi kegembiraan lainnya. | |||
Beberapa hari ke depan, umat Islam di seluruh dunia juga merayakan dan menyambut datangnya tahun baru Hijriyah yang jatuh bertepatan dengan 10 Januari 2008. Dalam merayakan datangnya tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1429, umat Islam biasanya mengadakan doa, istigatsah dan renungan bersama dalam bentuk tabligh, dzikir dan lain sebagainya bertempat di masjid, mushalla, lapangan dan tempat-tempat lainnya. Umat Islam di ajak untuk bermuhasabah dengan bercermin pada peristiwa tahun sebelumnya untuk diperbaiki di tahun mendatang. Dalam konteks ini umat Islam Indonesia juga harus merenungkan kembali beberapa peringatan Tuhan dalam bentuk bencana alam seperti banjir, longsor, air laut pasang, angin puting beliung dan lain sebagainya. | Beberapa hari ke depan, umat Islam di seluruh dunia juga merayakan dan menyambut datangnya tahun baru Hijriyah yang jatuh bertepatan dengan 10 Januari 2008. Dalam merayakan datangnya tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1429, umat Islam biasanya mengadakan doa, istigatsah dan renungan bersama dalam bentuk tabligh, dzikir dan lain sebagainya bertempat di masjid, mushalla, lapangan dan tempat-tempat lainnya. Umat Islam di ajak untuk bermuhasabah dengan bercermin pada peristiwa tahun sebelumnya untuk diperbaiki di tahun mendatang. Dalam konteks ini umat Islam Indonesia juga harus merenungkan kembali beberapa peringatan Tuhan dalam bentuk bencana alam seperti banjir, longsor, air laut pasang, angin puting beliung dan lain sebagainya. | ||