Warkah Al-Basyar Volume VII Tahun 2008; Edisi 13 Menyejahterakan Rakyat Hukumnya Wajib (Keritik atas Naiknya BBM): Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 28: | Baris 28: | ||
|: | |: | ||
|[https://drive.google.com/file/d/1X4TQQ0nn-qBX_-uKzEA1Juf-1Xy9YrQ9/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | |[https://drive.google.com/file/d/1X4TQQ0nn-qBX_-uKzEA1Juf-1Xy9YrQ9/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | ||
|}{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov13).jpg|italic title=Volume VII | |}{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov13).jpg|italic title=Warkah Al-Basyar Volume VII|title_orig=Warkah Al-Basyar Volume VII|notes=[https://drive.google.com/file/d/1X4TQQ0nn-qBX_-uKzEA1Juf-1Xy9YrQ9/view?usp=drive_link Download Al-Basyar Vol.7 Tahun 2008; Edisi 13]}}Rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 30% pada akhir Mei 2008 ini, menuai protes dari berbagai kalangan. Hampir tiap hari, kita menyaksikan secara langsung maupun lewat media, aksi-aksi masyarakat yang memprotes rencana pemerintah tersebut. Mulai dari petani, nelayan, pedagang, ibu rumah tangga, sopir angkot, mahasiswa, organda, partai politik dan lain sebagainya. | ||
Ungkapan protes itu mereka ungkapkan dengan berbagai cara, mulai dari membanting drigen, memangkalkan traktor dan perahu, bersama-sama mendatangi kantor pemerintahan setempat, menutup jalan dengan membakar ban bekas dan lain sebagainya. | Ungkapan protes itu mereka ungkapkan dengan berbagai cara, mulai dari membanting drigen, memangkalkan traktor dan perahu, bersama-sama mendatangi kantor pemerintahan setempat, menutup jalan dengan membakar ban bekas dan lain sebagainya. | ||