Lompat ke isi

Warkah Al-Basyar Volume I Tahun 2002; Edisi 13 Renungan Ramadhan: Memperbaharui Cara Beragama Kita: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol1 (Cov13).jpg|italic title=Warkah Al-Basyar Volume I|title_orig=Warkah Al-Basyar Volume I|notes=[Download Vol.1 Tahun 2002; Edisi 13]}}'''Informasi Buletin:'''
{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol1 (Cov13).jpg|italic title=Warkah Al-Basyar Volume I|title_orig=Warkah Al-Basyar Volume I|notes=[https://drive.google.com/file/d/1zJES4GNJ0_nopbyIiSx6Giwki6e5Tdmr/view?usp=drive_link Download Vol.1 Tahun 2002; Edisi 13]}}'''Informasi Buletin:'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
Baris 31: Baris 31:
|Link Download
|Link Download
|:
|:
|Download Warkah Al-Basyar
|[https://drive.google.com/file/d/1zJES4GNJ0_nopbyIiSx6Giwki6e5Tdmr/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar]
|}
|}
“Bom meledak keras di Legian, Kuta, Bali.  Pulau Dewata yang dipandang sebagai salah satu tempat teramat dunia bergetar keras.  Seiring dengan jiwa-jiwa yang meregang.  Serpihan daging yang berpencaran.  Tubuh-tubuh yang terbakar.  Dan tentu saja, selanjutnya jeris dan tangis meledak, dari mereka yang hatinya terguncang, atau kehilangan yang dicintai.”
“Bom meledak keras di Legian, Kuta, Bali.  Pulau Dewata yang dipandang sebagai salah satu tempat teramat dunia bergetar keras.  Seiring dengan jiwa-jiwa yang meregang.  Serpihan daging yang berpencaran.  Tubuh-tubuh yang terbakar.  Dan tentu saja, selanjutnya jeris dan tangis meledak, dari mereka yang hatinya terguncang, atau kehilangan yang dicintai.”