Majalah Swara Rahima Edisi 11; Menjalin Ukhuwah Nisaiyah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Informasi Majalah:''' | [[Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 11.png|kiri|nirbing|481x481px]] | ||
'''<u>Informasi Majalah:</u>''' | |||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
| Baris 24: | Baris 25: | ||
|: | |: | ||
| [https://swararahima.com/2004/07/06/edisi-11/ Download] | | [https://swararahima.com/2004/07/06/edisi-11/ Download] | ||
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.'' | |}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.'' | ||
'''''Pembaca yang budiman…''''' | |||
''Swara Rahima'' sebagai media informasi yang diterbitkan Rahima selalu berusaha hadir untuk terus mengisi ruang-ruang bagi terciptanya keadilan. ''Swara Rahima'' edisi 11 ini hadir di pertengahan tahun, tepat pada saat sebagian masyarakat Indonesia sibuk dengan ''gonjang-ganjing'' calon presiden mendatang. Yang memprihatinkan adalah munculnya kembali wacana [[fatwa]] haramnya pemimpin perempuan yang justru mengukuhkan bahwa ternyata masih kuatnya politisasi agama sejauh terkait dengan dunia perempuan. Namun demikian, kami berharap semua proses yang terjadi akan menjadikan masyarakat Indonesia semakin kritis dan terdidik. | ''Swara Rahima'' sebagai media informasi yang diterbitkan Rahima selalu berusaha hadir untuk terus mengisi ruang-ruang bagi terciptanya keadilan. ''Swara Rahima'' edisi 11 ini hadir di pertengahan tahun, tepat pada saat sebagian masyarakat Indonesia sibuk dengan ''gonjang-ganjing'' calon presiden mendatang. Yang memprihatinkan adalah munculnya kembali wacana [[fatwa]] haramnya pemimpin perempuan yang justru mengukuhkan bahwa ternyata masih kuatnya politisasi agama sejauh terkait dengan dunia perempuan. Namun demikian, kami berharap semua proses yang terjadi akan menjadikan masyarakat Indonesia semakin kritis dan terdidik. | ||