Lompat ke isi

Fathonah Kasuwi Daud: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 2: Baris 2:
*Kaprodi HKI IAI Al Hikmah Tubah
*Kaprodi HKI IAI Al Hikmah Tubah
*Ketua Majelis Ta’lim Al Fath
*Ketua Majelis Ta’lim Al Fath
*Pengurus FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti) Provinsi Jawa Timur}}
*Pengurus FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti) Provinsi Jawa Timur}}'''Fathonah Kasuwi Daud,''' atau dikenal dengan Fathonah K. Daud, lahir di Lamongan, Jawa Timur pada tanggal 8 September 1974, adalah Dosen di IAI Al-Hikmah Tuban dan STAI Al-Anwar Sarang. Ia juga Pendiri dan Ketua Majelis Taklim Al-Fath. Saat menempuh pendidikan magister di Malaysia, ia pernah menjabat sebagai ketua umum PCI Fatayat NU Malaysia (2008-2011). Pada tahun 2015-2020, ia menjadi ketua PSGA IAI Al-Hikmah Tuban. Saat ini ia menjadi pengurus FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti) Provinsi Jawa Timur, Pembina ISNU PAC Trucuk Bojonegoro, dan Kaprodi HKI IAI Al-Hikmah Tuban (2020-Sekarang).
 
== Data Diri ==
'''Fathonah Kasuwi Daud,''' atau dikenal dengan Fathonah K. Daud, lahir di Lamongan, Jawa Timur pada tanggal 8 September 1974, adalah Dosen di IAI Al-Hikmah Tuban dan STAI Al-Anwar Sarang. Ia juga Pendiri dan Ketua Majelis Taklim Al-Fath. Saat menempuh pendidikan magister di Malaysia, ia pernah menjabat sebagai ketua umum PCI Fatayat NU Malaysia (2008-2011). Pada tahun 2015-2020, ia menjadi ketua PSGA IAI Al-Hikmah Tuban. Saat ini ia menjadi pengurus FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti) Provinsi Jawa Timur, Pembina ISNU PAC Trucuk Bojonegoro, dan Kaprodi HKI IAI Al-Hikmah Tuban (2020-Sekarang).


Fathonah mengenal [[KUPI]] pertama kali ketika menjadi peserta KUPI tahun 2017. Ia menjabat sebagai Ketua Umum PCI Fatayat NU Malaysia sehingga sudah memiliki jejaring teman-teman yang konsen pada isu perempuan lintas pulau. Pada saat KUPI berlangsung, teman-temannya pun hadir, baik sebagai panitia, peserta, dan beberapa di antara mereka juga menjadi pemateri dalam kongres tersebut.
Fathonah mengenal [[KUPI]] pertama kali ketika menjadi peserta KUPI tahun 2017. Ia menjabat sebagai Ketua Umum PCI Fatayat NU Malaysia sehingga sudah memiliki jejaring teman-teman yang konsen pada isu perempuan lintas pulau. Pada saat KUPI berlangsung, teman-temannya pun hadir, baik sebagai panitia, peserta, dan beberapa di antara mereka juga menjadi pemateri dalam kongres tersebut.