Lompat ke isi

2025 Aborsi akibat Pemerkosaan: Analisis Fikih Perempuan Perspektif Kiai Husein Muhammad dan Santri Lirboyo Kediri: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 16: Baris 16:
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Rahmad SetyawanRahmad Setyawan (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia), Muhammad Asyrofudin (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia), Khairuddin (STAI Syekh Abdur Rauf Singkil, Indonesia), Muslih (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Indonesia), Muhammad Adib Samsudin (Universiti Kebangsaan Malaysia)
|Rahmad SetyawanRahmad Setyawan (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia), Muhammad Asyrofudin (UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia), Khairuddin (STAI Syekh Abdur Rauf Singkil, Indonesia), Muslih (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Indonesia), Muhammad Adib Samsudin (Universiti Kebangsaan Malaysia)
|-
|-
|DOI
|DOI

Revisi per 1 April 2026 16.03

SUHU: Journal of Sufism and Humanities
JudulAborsi akibat Pemerkosaan: Analisis Fikih Perempuan Perspektif Kiai Husein Muhammad dan Santri Lirboyo Kediri
Penulis
  • Rahmad SetyawanRahmad Setyawan (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia)
  • Muhammad Asyrofudin (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia)
  • Khairuddin (STAI Syekh Abdur Rauf Singkil, Indonesia)
  • Muslih (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Indonesia)
  • Muhammad Adib Samsudin (Universiti Kebangsaan Malaysia)
SeriVol. 1 No. 2 (2025)
Tahun terbit
2025-12-25
ISBN-
Situs webSUHU: Journal of Sufism and Humanities
Download PDF

Informasi Artikel Jurnal:

Sumber : SUHU: Journal of Sufism and Humanities
Seri : Vol. 1 No. 2 (2025)
Penulis : Rahmad SetyawanRahmad Setyawan (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia), Muhammad Asyrofudin (UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia), Khairuddin (STAI Syekh Abdur Rauf Singkil, Indonesia), Muslih (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Indonesia), Muhammad Adib Samsudin (Universiti Kebangsaan Malaysia)
DOI : -
Download PDF

Abstrak

Kajian mengenai nusyuz dalam hukum keluarga Islam terus menjadi sorotan akademik, terutama karena pemahamannya yang sangat dipengaruhi oleh struktur sosial dan budaya patriarkal. Artikel ini membahas konsep nusyuz secara komprehensif dengan menelaah definisi normatif dalam fikih, dasar hukum yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, serta perdebatan akademik mengenai keadilan gender dalam penerapannya. Dalam konteks masyarakat Indonesia, istilah nusyuz tidak hanya digunakan dalam perkara rumah tangga, tetapi juga kerap menjadi alat legitimasi dominasi suami dalam relasi perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatannormatif-teologis yang dipadukan dengan analisis gender untuk mengkaji sejauh mana konstruksi hukum tentang nusyuz mampu memenuhi prinsip keadilan substantif. Temuan studi menunjukkan bahwa meskipun teks-teks fikih klasik cenderung menempatkan perempuan sebagai pihak yang memiliki beban ketaatan lebih besar, reinterpretasi berbasis maqāsid al-syarī‘ah serta tafsir progresif membuka ruang bagi pemaknaan yang lebih setara dan berkeadilan. Artikel ini menegaskan bahwa konsep nusyuz perlu ditinjau ulang melalui pembacaan kontekstual dan hermeneutika inklusif agar tidak menjadi instrumen penindasan gender.

Kata Kunci: Fikih; Keadilan Gender; Nusyuz