2023 Hubungan Suami Istri Dalam Al-Qur’an Perspektif Muḥammad Ali Al-Ṣabuni: Analisis Mubadalah Terhadap Tafsir Rawai’ Al-Bayan Tafsir Ayat Al-Aḥkam min Al-Qur’an: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 37: | Baris 37: | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal]] | [[Kategori:Artikel Jurnal]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | [[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah 2023]] | |||
Revisi terkini sejak 3 April 2026 15.10
| Nama Jurnal | : | DIYA' AL-AFKAR: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Al-Hadis |
| Seri | : | Vol. 11 No. 1 (2023) |
| Tahun | : | Juni 2023 |
| Judul Tulisan | : | Hubungan Suami Istri Dalam Al-Qur’an Perspektif Muḥammad Ali Al-Ṣabuni: Analisis Mubadalah Terhadap Tafsir Rawai’ Al-Bayan Tafsir Ayat Al-Aḥkam min Al-Qur’an |
| Penulis | : | Rida Amalia Ningrum, Nurkholidah Nurkholidah (IAIN Syekh Nurjati Cirebon) |
Abstract
This article aims to show Muh}ammad 'Ali al-Sabuni's interpretation of the verses on husband and wife relations in one of his works entitled "Tafsir Rawai' al-Bayan Tafsir Ayat alAhkam min al-Qur'an". To increase insight and achieve this goal, the author uses mubadalah analysis which wants to show mu'asyarah bi al-ma'ruf between husband and wife in the household. In interpreting the verses on husband-wife relations, al-Sabuni stated social facts that occurred in society. The conclusion of this article shows that al-Sabuni tries to present an understanding of the Qur'an based on the social needs of mankind. So, the benefits of its interpretation can be felt throughout the ages.
Keywords: Husband and Wife Relations, Qira‘ah Mubadalah, Muhammad ‘Ali Al-Sabuni
Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan penafsiran Muh}ammad ‘Ali al-Sabuni atas ayat-ayat hubungan suami istri dalam salah satu karyanya yang berjudul “Tafsir Rawai’u alBayan Tafsir Ayat al- Ah}kam Min al-Qur’an.” Untuk menambah wawasan dan mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan analisis mubadalah yang ingin memperlihatkan mu’asyarah bi al-ma’ruf antara suami dan istri di dalam berumah tangga. Dalam menafsirkan ayat-ayat hubungan suami-istri, al-Sabuni mengemukakan fakta-fakta sosial yang terjadi di Masyarakat. Kesimpulan dari tulisan ini menunjukkan bahwa al-Sabuni berusaha menampilkan pemahaman terhadap alQur’an berdasakan kebutuhan sosial umat Manusia. Sehingga, penafsirannya bisa dirasakan manfaatnya di sepanjang zaman.
Kata Kunci: Hubungan Suami Istri, Qira‘ah Mubadalah, Muh}ammad ‘Ali Al-Sabuni
Untuk membaca penuh artikel ini silahkan klik tautan berikut: http://dx.doi.org/10.24235/diyaafkar.v11i1.14945