Lompat ke isi

Inggris Akui Ulama Perempuan Indonesia Berperan dalam Perdamaian: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi ''''<u>Informasi Artikel Berita:</u>''' {| |Sumber Original |: |[https://fahmina.id/kupi-rancang-pelatihan-penulisan-short-bio-untuk-perkuat-ekosistem-gerakan-ulama-perempuan/ Yayasan Fahmina] |- |Penulis |: |Zaenal Abidin |- |Tanggal Terbit |: |9 Februari 2026 |- |Artikel Lengkap |: |[https://fahmina.id/kupi-rancang-pelatihan-penulisan-short-bio-untuk-perkuat-ekosistem-gerakan-ulama-perempuan/ KUPI Rancang Pelatihan Penulisan Short Bio untuk Perkuat Ekosistem Ger...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 3: Baris 3:
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[https://fahmina.id/kupi-rancang-pelatihan-penulisan-short-bio-untuk-perkuat-ekosistem-gerakan-ulama-perempuan/ Yayasan Fahmina]
|[https://www.antaranews.com/berita/695295/inggris-akui-ulama-perempuan-indonesia-berperan-dalam-perdamaian Antara]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Zaenal Abidin
|Editor: Suryanto
|-
|-
|Tanggal Terbit
|Tanggal Terbit
|:
|:
|9 Februari 2026
|Jumat, 23 Maret 2018 04:25 WIB
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://fahmina.id/kupi-rancang-pelatihan-penulisan-short-bio-untuk-perkuat-ekosistem-gerakan-ulama-perempuan/ KUPI Rancang Pelatihan Penulisan Short Bio untuk Perkuat Ekosistem Gerakan Ulama Perempuan]
|[https://www.antaranews.com/berita/695295/inggris-akui-ulama-perempuan-indonesia-berperan-dalam-perdamaian Inggris Akui Ulama Perempuan Indonesia Berperan dalam Perdamaian]
|}
|}
Majelis Musyawarah Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) Divisi Syiar menggelar rapat koordinasi di Griya Gus Dur, Jumat (6/2/2026), untuk merancang pelaksanaan program Co-Impact: Penguatan Ekosistem Gerakan Ulama Perempuan, khususnya melalui pelatihan penulisan short bio ulama perempuan.
London (ANTARA News) - Inggris mengakui ulama perempuan Indonesia memainkan peranan kunci dalam membangun perdamaian dan kesejahteraan masyarakat, bahkan dalam sejarahnya mereka juga berkontribusi penting dalam memimpin perjuangan melawan penjajah maupun memimpin kerajaan Islam di Nusantara.


Rapat ini dihadiri oleh perwakilan lima lembaga penyangga KUPI, yaitu Yayasan Fahmina, Gusdurian, AMAN Indonesia, Alimat, dan Rahima, serta perwakilan media sistem Mubadalah dan Islami.co. Hadir pula jajaran Divisi Syiar KUPI, di antaranya Jay Akhmad, Faqih Abdul Kodir, dan Iklilah Muzayyanah, bersama Kamala Chandrakirana dari Majelis Musyawarah KUPI.
Hal itu terungkap dalam Seminar RISING Women Ulama: Women Leadership for Peace, Prosperity and Pluralism` yang digelar Centre for Trust Peace and Social Relations (CTPSR), Universitas Coventry bertempat di Gedung Parlemen Inggris/House of Lords, London, Kamis.
 
Selain itu, rapat juga diikuti oleh Sarjoko S. dari Gusdurian, Fachrul dari Mubadalah, Zenit dari Kupipedia, Zaenal Abidin dari Yayasan Fahmina, Dedik Priyatno dari Islami.co, serta Fitriyatunisa dari Rahima.
 
Pertemuan dibuka oleh Jay Akhmad yang menegaskan bahwa rapat bertujuan menghasilkan gambaran utuh pelaksanaan program Co-Impact agar berjalan strategis, terukur, dan selaras dengan mandat gerakan KUPI.
[[Kategori:Berita KUPI]]
[[Kategori:Berita KUPI]]
[[Kategori:Berita 2026]]
[[Kategori:Berita 2026]]

Revisi per 8 April 2026 23.54

Informasi Artikel Berita:

Sumber Original : Antara
Penulis : Editor: Suryanto
Tanggal Terbit : Jumat, 23 Maret 2018 04:25 WIB
Artikel Lengkap : Inggris Akui Ulama Perempuan Indonesia Berperan dalam Perdamaian

London (ANTARA News) - Inggris mengakui ulama perempuan Indonesia memainkan peranan kunci dalam membangun perdamaian dan kesejahteraan masyarakat, bahkan dalam sejarahnya mereka juga berkontribusi penting dalam memimpin perjuangan melawan penjajah maupun memimpin kerajaan Islam di Nusantara.

Hal itu terungkap dalam Seminar RISING Women Ulama: Women Leadership for Peace, Prosperity and Pluralism` yang digelar Centre for Trust Peace and Social Relations (CTPSR), Universitas Coventry bertempat di Gedung Parlemen Inggris/House of Lords, London, Kamis.