Lompat ke isi

2024 Hukum Yang Mengatur Tentang Kesetaraan Hak Para Penyandang Disabilitas di Masyarakat Luas: Bagaimana Implementasinya?: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia) *Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia)
{{Infobox book|image=Berkas:Demokrasi vol1 no3.png|italic title=Hukum Yang Mengatur Tentang Kesetaraan Hak Para Penyandang Disabilitas di Masyarakat Luas: Bagaimana Implementasinya?|isbn=3031-9730|pub_date=2024-06-11|series=Vol. 1 No. 3 (2024)|author=*Alief Addzakir (Universitas Pendidikan Indonesia)
*Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|name=|image_caption=[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam]|note=[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Download PDF]}}'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
*Dhivaa Azka Ismaila Putri Djaelani (Universitas Pendidikan Indonesia)
*Rikku Rahma Ayu Prawira (Universitas Pendidikan Indonesia)
*Saomy Dian Supratman (Universitas Pendidikan Indonesia)
*Maulia Depriya Kembara (Universitas Pendidikan Indonesia)|title_orig=Hukum Yang Mengatur Tentang Kesetaraan Hak Para Penyandang Disabilitas di Masyarakat Luas: Bagaimana Implementasinya?|name=|image_caption=[https://journal.appihi.or.id/index.php/Demokrasi/article/view/336 Demokrasi; Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik]|note=[https://journal.appihi.or.id/index.php/Demokrasi/article/view/336 Download PDF]}}'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Karakter Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam]
|[https://journal.appihi.or.id/index.php/Demokrasi/article/view/336 Demokrasi; Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol 28, No 1 (2017)
|Vol. 1 No. 3 (2024)
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Miranda Kaira Pangestu, Wahyu Sihab
| Alief Addzakir, Dhivaa Azka Ismaila Putri Djaelani,
|-
|
|
|Rikku Rahma Ayu Prawira, Saomy Dian Supratman,
|-
|
|
|Maulia Depriya Kembara
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1946
|https://doi.org/10.62383/demokrasi.v1i3.336
|-
|PDF
|:
|[https://journal.appihi.or.id/index.php/Demokrasi/article/view/336 Download PDF]
|}'''Abstrak'''
|}'''Abstrak'''


Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pemikiran Mohammed Ghaly dalam perspektif teologis dan yuridisterhadap disabilitasserta implikasinya bagi inklusi sosial. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan kualitatif berdasarkan studikepustakaandengan analisis mendalam terhadap sumber-sumber primer Islam seperti Al-Qur'an, hadis, serta literatur tafsir, kalam, dan fikih dari berbagai periodeterhadap tulisanGhaly dalamsikap normatif agama terhadap penyandang disabilitas serta implikasinya bagi inklusi sosial. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan studi disabilitas kontemporer untuk mengkaji konsep-konsep Ghaly dalam teologi dan hukum Islamterhadapinheren serta hak-hak fundamental penyandang disabilitas. Namun, ia juga menekankan perlunya penafsiran dan kontekstualisasi baru atas warisan tekstual tersebut dengan berpijak pada nilai-nilai keadilan, inklusi, serta pemberdayaan. Temuan studi ini menunjukkan bahwa terdapat stigma yang terkait dengan disabilitas akibat konflik antara idealisme Islam dan realitas sosial. Meskipun demikian, prinsip-prinsip utama dan hukum Islam memberikan panduan normatif yang kuat bagi martabat danorang-orang dengan disabilitas.
Implementasi kesetaraan hak para penyandang disabilitas  di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Ini merupakan tantangan bagi kita selaku Warga Negara Indonesia untuk dapat merealisasikan kesetaraan hak khususnya untuk para penyandang disabilitas.  Artikel  ini disusun untuk menggali mengenai pengetahuan masyarakat terhadap penyandang disabilitas termasuk hak-hak yang harus diperoleh merekaArtikel ini juga disusun dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat luas mengenai pentingnya kesetaraan hak untuk para penyandang disabilitas. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan observasi dan wawancara. Kegiatan sosialisasi dan diskusi dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan masyarakat luas tentang penyandang disabilitas, dan urgensi aksesibilitas untuk mereka karena ini juga merupakan salah satu proses untuk mengimplementasikan hukum-hukum tersebut. Ditemukan bahwa masyarakat sudah mengetahui apa itu penyandang disabilitas namun memang masih ada stigma yang muncul terhadap mereka. Di dalam lingkungan, masih banyak masyarakat yang merasa sungkan atau bahkan takut ketika menghadapi penyandang disabilitas, sehingga proses implementasi kesetaraan hak untuk mereka terhambatMaka  dari itu, penting untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai betapa krusialnya kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Mereka tidak perlu diperbaiki ataupun disembuhkan, mereka hanya perlu diterima apa adanya dan tidak diperlakukan berbeda dengan masyarakat lainnya.  
 
'''''Kata kunci:'''Disabilitas; Hak Asasi Manusia; Hukum Islam; Islam; Teologi''
 
'''''Abstract:''' The purpose of this study is to analyze Mohammed Ghaly's thoughts from a theological and legal perspective on disability and its implications for social inclusion. This research uses a qualitative approach based on literature studies with in-depth analysisof primary Islamic sources such as the Qur'an, hadith, and tafsir, kalam, and fiqh literature from various periodsGhaly seeks to reveal the normative attitude of this religion towards persons with disabilities and its implications for social inclusion. The analysis utilizes contemporary disability studies to examine Ghaly's concepts in Islamic theology and law regarding the inherent nature and fundamental rights of persons with disabilities. However, he also emphasizes the need for new interpretations and contextualizations of this textual heritage based on the values of justice, inclusion, and empowerment. The findings of this study show that there is a stigma associated with disability due to the conflict between Islamic idealism and social reality. Nevertheless, the main principles and laws of Islam provide strong normative guidance for the dignity of persons with disabilities.''


'''''Keywords:''' Disability; Human Rights; Islam; Islamic Law; Theology.''  
'''''Kata kunci:''' Penyandang disabilitas, kesetaraan hak, hukum, masyarakat''  
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2024]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2024]]

Revisi per 10 April 2026 20.21

JudulHukum Yang Mengatur Tentang Kesetaraan Hak Para Penyandang Disabilitas di Masyarakat Luas: Bagaimana Implementasinya?
Penulis
  • Alief Addzakir (Universitas Pendidikan Indonesia)
  • Dhivaa Azka Ismaila Putri Djaelani (Universitas Pendidikan Indonesia)
  • Rikku Rahma Ayu Prawira (Universitas Pendidikan Indonesia)
  • Saomy Dian Supratman (Universitas Pendidikan Indonesia)
  • Maulia Depriya Kembara (Universitas Pendidikan Indonesia)
SeriVol. 1 No. 3 (2024)
Tahun terbit
2024-06-11
ISBN3031-9730
Download PDF

Informasi Artikel Jurnal:

Sumber : Demokrasi; Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik
Seri : Vol. 1 No. 3 (2024)
Penulis : Alief Addzakir, Dhivaa Azka Ismaila Putri Djaelani,
Rikku Rahma Ayu Prawira, Saomy Dian Supratman,
Maulia Depriya Kembara
DOI : https://doi.org/10.62383/demokrasi.v1i3.336
PDF : Download PDF

Abstrak

Implementasi kesetaraan hak para penyandang disabilitas di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Ini merupakan tantangan bagi kita selaku Warga Negara Indonesia untuk dapat merealisasikan kesetaraan hak khususnya untuk para penyandang disabilitas. Artikel ini disusun untuk menggali mengenai pengetahuan masyarakat terhadap penyandang disabilitas termasuk hak-hak yang harus diperoleh mereka. Artikel ini juga disusun dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat luas mengenai pentingnya kesetaraan hak untuk para penyandang disabilitas. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan observasi dan wawancara. Kegiatan sosialisasi dan diskusi dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan masyarakat luas tentang penyandang disabilitas, dan urgensi aksesibilitas untuk mereka karena ini juga merupakan salah satu proses untuk mengimplementasikan hukum-hukum tersebut. Ditemukan bahwa masyarakat sudah mengetahui apa itu penyandang disabilitas namun memang masih ada stigma yang muncul terhadap mereka. Di dalam lingkungan, masih banyak masyarakat yang merasa sungkan atau bahkan takut ketika menghadapi penyandang disabilitas, sehingga proses implementasi kesetaraan hak untuk mereka terhambat. Maka dari itu, penting untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai betapa krusialnya kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Mereka tidak perlu diperbaiki ataupun disembuhkan, mereka hanya perlu diterima apa adanya dan tidak diperlakukan berbeda dengan masyarakat lainnya.

Kata kunci: Penyandang disabilitas, kesetaraan hak, hukum, masyarakat