Lompat ke isi

Difabel News Edisi 24; Stop Diskriminasi Terhadap Difabel: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 12: Baris 12:
|:
|:
|Th. XI  Maret 2012 Edisi 24  
|Th. XI  Maret 2012 Edisi 24  
|-
|PDF
|:
|[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-24-stop-diskriminasi-terhadap-difabel/ Download PDF]
|}
|}
SAPDA ( Sentra Advokasi Perempuan, Difabel Dan Anak ) akan mengadakan sekolah disabilitas, gender dan kesehatan reproduksi, sekolah ini merupakan pengembangan program pendidikan gender dan disabilitas terkait issue difabel,gender dan kespro khususnya bagi perempuan dan perempuan difabel. Program ini SAPDA bekerjasama dengan Mama Cash.   
SAPDA ( Sentra Advokasi Perempuan, Difabel Dan Anak ) akan mengadakan sekolah disabilitas, gender dan kesehatan reproduksi, sekolah ini merupakan pengembangan program pendidikan gender dan disabilitas terkait issue difabel,gender dan kespro khususnya bagi perempuan dan perempuan difabel. Program ini SAPDA bekerjasama dengan Mama Cash.   

Revisi per 14 April 2026 11.24

JudulStop Diskriminasi Terhadap Difabel
SeriTh. XI  Maret 2012 Edisi 24
PenerbitSAPDA
Tahun terbit
Maret 2012
Download PDF

Informasi Buletin:

Sumber : SAPDA
Nama Buletin : Difabel News
Seri : Th. XI  Maret 2012 Edisi 24

SAPDA ( Sentra Advokasi Perempuan, Difabel Dan Anak ) akan mengadakan sekolah disabilitas, gender dan kesehatan reproduksi, sekolah ini merupakan pengembangan program pendidikan gender dan disabilitas terkait issue difabel,gender dan kespro khususnya bagi perempuan dan perempuan difabel. Program ini SAPDA bekerjasama dengan Mama Cash.

Program sekolah ini salah satu pilot project SAPDA untuk pengembangan kapasitas komunitas difabel, perempuan dan masyarakat, yang terkait dengan issue-issue kecacatan ( disabilitas ). Maka untuk mewujudkan cita-cita tersebut, sekolah disabilitas, gender dan kesehatan reproduksi bagi perempuan dan perempuan difabel, rencana sekolah ini akan diadakan 2 kali periode yaitu pada April-Juli 2012 untuk Periode I dan Oktober 2012—Januari 2013 periode II dengan jumlah peserta 20 orang perempuan dan perempuan difabel dari DIY dan sekitarnya.

Adapun tujuan dari sekolah Disabilitas, Gender dan Kesehatan Reproduksi ini adalah ― 1. Melakukan transformasi pemahaman secara mendalam mengenai Difabilitas, Gender dan Kespro, 2. Mendorong perluasan issue tentang Difabilitas, Gender dan Kesehatan Reproduksi kepada stakeholder atapun didalam komunitas dan diluar komunitas difabel, 3. Mendorong adanya agen perubahan dalam masyarakat yang mempunyai perspektif gender dan difabilitas.