Alteritas Disabilitas dan Makna Kesalingan Etis: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 54: | Baris 54: | ||
Maka itu, kita perlu mengikhtiarkannya secara benar-benar. Disabilitas bukan aib, bukan beban. Kehadiran mereka adalah wujud dari keragaman nilai kehidupan yang kaya makna. Bahwa pola kehidupan dunia, cara main kerja dunia, juga harus kita pahami dalam “arena bermain” teman-teman disabilitas. Dunia ini tidak melulu tentang “aku”, ada “mereka-mereka” yang menanti giliran tampil—dan diakui. [] | Maka itu, kita perlu mengikhtiarkannya secara benar-benar. Disabilitas bukan aib, bukan beban. Kehadiran mereka adalah wujud dari keragaman nilai kehidupan yang kaya makna. Bahwa pola kehidupan dunia, cara main kerja dunia, juga harus kita pahami dalam “arena bermain” teman-teman disabilitas. Dunia ini tidak melulu tentang “aku”, ada “mereka-mereka” yang menanti giliran tampil—dan diakui. [] | ||
[[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | [[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]] | [[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Teologi Disabilitas]] | [[Kategori:Teologi Disabilitas]] | ||