2025 Konsep Kesetaraan Gender Dalam Surah An-Nisa’ Ayat 32 dan Surah Ali ‘Imran Ayat 195 Serta Implikasinya Dalam Pendidikan Islam: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{Infobox Jurnal Ilmiah|italic title=Women’s Double Burden in the Family: An Analysis of Reciprocal Relations Based on Mubādalah Theory in Central Lampung Regency|author=Ismail Hasan (Office of Religious Affairs (Kantor Urusan Agama), Rumbia Subdistrict, Central Lampung, Indonesia)|title_orig=Women’s Double Burden in the Family: An Analysis of Reciprocal Relations Based on Mubādalah Theory in Central Lampung Regency|name=|issn=3063-587x|note=[https://journa...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Infobox Jurnal Ilmiah|italic title= | {{Infobox Jurnal Ilmiah|italic title=Konsep Kesetaraan Gender Dalam Surah An-Nisa’ Ayat 32 dan Surah Ali ‘Imran Ayat 195 Serta Implikasinya Dalam Pendidikan Islam|author=*Ragil Aulita Walidatul Madzkuroh (Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang) | ||
*Lailatul Qomariyah (Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang)|title_orig=Konsep Kesetaraan Gender Dalam Surah An-Nisa’ Ayat 32 dan Surah Ali ‘Imran Ayat 195 Serta Implikasinya Dalam Pendidikan Islam|name=|issn=3025-9851|note=[https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jssr/article/view/5647/4874 (Download Original)]|pub_date=2025-06-28|series=Vol. 3 No. 5 (2025)|image=Berkas:JSSR vol3 no5.jpg|image_caption=[https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jssr/article/view/5647 Jurnal Sains Student Research (JSSR)]|sumber=[https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jssr/article/view/5647 Jurnal Sains Student Research (JSSR)]|doi=[https://doi.org/10.61722/jssr.v3i5.5647 https://doi.org/10.61722/jssr.v3i5.5647]}}'''Abstrak:''' Penelitian ini mengkaji konsep kesetaraan gender yang terdapat pada surah An-nisa’ ayat 32 dan surah Ali ‘Imran ayat 195, serta implikasinya dalam pendidikan islam. Isu kesetaraan gender masih menjadi pembahasan, terutama di bidang keagamaan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang membahas penafsiran konsep mubadalah yang memandang laki-laki dan perempuan sebagai manusia utuh. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kedua ayat tersebut mengandung gagasan yang kuat mengenai konsep kesetaraan gender, dan menciptakan nilai-nilai keadilan dan kesalingan antara laki-laki dan perempuan. Implikasinya dalam pendidikan meliputi pengembangan kurikulum dan materi yang berperspektif gender. Penelitian ini diharapkan mampu menyuarakan konsep kesetaraan gender serta memberikan kontribusi dalam penerapan nya di lingkungan pendidikan. | |||
'''''Kata | '''''Kata kunci:''' Kesetaraan Gender, Surah An-Nisa’ 32, Surah Ali ‘Imran 195, Pendidikan Islam, Tafsir Mubadalah'' | ||
'''''Abstract:''' | '''''Abstract:''' The research examines the concept of gender equality found in Surah An-Nisa’ verse 32 and Surah Ali ‘Imran verse 195, as well as its implications in islamic education. The issue of gender equality is still a topic of discussion, especially in the religious sphere. In this study, the author uses a qualitative approach with a literature review method that discusses the interpretation of the mubadalah concept, which views men and women as complete human beings. The result of this study state that both verses contain strong ideas regarding the concept of gender equality, creating values of justice and reciprocity between men and women. The implications in education include the development of gender-sensitive curricula and materials, the research is expected to voice the concept of gender equality and contribute to its implementation in educational environment.'' | ||
'''''Keywords:''' | '''''Keywords:''' Gender Equality, Surah An-Nisa’ 32, Surah Ali ‘Imran 195, Islamic Education, Mubadalah Interpretation.'' | ||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal]] | [[Kategori:Artikel Jurnal]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | [[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah 2025]] | [[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah 2025]] | ||
Revisi terkini sejak 21 April 2026 20.00
| Judul | Konsep Kesetaraan Gender Dalam Surah An-Nisa’ Ayat 32 dan Surah Ali ‘Imran Ayat 195 Serta Implikasinya Dalam Pendidikan Islam |
|---|---|
| Penulis |
|
| Seri | Vol. 3 No. 5 (2025) |
Tahun terbit | 2025-06-28 |
| ISSN | 3025-9851 |
| DOI | https://doi.org/10.61722/jssr.v3i5.5647 |
| Sumber Original | Jurnal Sains Student Research (JSSR) |
| (Download Original) | |
Abstrak: Penelitian ini mengkaji konsep kesetaraan gender yang terdapat pada surah An-nisa’ ayat 32 dan surah Ali ‘Imran ayat 195, serta implikasinya dalam pendidikan islam. Isu kesetaraan gender masih menjadi pembahasan, terutama di bidang keagamaan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang membahas penafsiran konsep mubadalah yang memandang laki-laki dan perempuan sebagai manusia utuh. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kedua ayat tersebut mengandung gagasan yang kuat mengenai konsep kesetaraan gender, dan menciptakan nilai-nilai keadilan dan kesalingan antara laki-laki dan perempuan. Implikasinya dalam pendidikan meliputi pengembangan kurikulum dan materi yang berperspektif gender. Penelitian ini diharapkan mampu menyuarakan konsep kesetaraan gender serta memberikan kontribusi dalam penerapan nya di lingkungan pendidikan.
Kata kunci: Kesetaraan Gender, Surah An-Nisa’ 32, Surah Ali ‘Imran 195, Pendidikan Islam, Tafsir Mubadalah
Abstract: The research examines the concept of gender equality found in Surah An-Nisa’ verse 32 and Surah Ali ‘Imran verse 195, as well as its implications in islamic education. The issue of gender equality is still a topic of discussion, especially in the religious sphere. In this study, the author uses a qualitative approach with a literature review method that discusses the interpretation of the mubadalah concept, which views men and women as complete human beings. The result of this study state that both verses contain strong ideas regarding the concept of gender equality, creating values of justice and reciprocity between men and women. The implications in education include the development of gender-sensitive curricula and materials, the research is expected to voice the concept of gender equality and contribute to its implementation in educational environment.
Keywords: Gender Equality, Surah An-Nisa’ 32, Surah Ali ‘Imran 195, Islamic Education, Mubadalah Interpretation.