Lompat ke isi

Menemukan Makna Kemanusiaan dengan Kesadaran Disabilitas: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 29: Baris 29:
Penyediaan fasilitas publik perlu disesuaikan dengan jenis disabilitas yang berbeda-beda. Hal ini merupakan usaha menghilangkan hambatan fisik dan sosial. Misalnya penyediaan informasi melalui akses suara bagi tuna netra, khutbah salat melalui juru bahasa isyarat dan ''text screen'' bagi tuna rungu dan tuna wicara. Pemberian waktu ujian yang lebih panjang. Tata letak atau desain bangunan yang memudahkan tuna daksa.
Penyediaan fasilitas publik perlu disesuaikan dengan jenis disabilitas yang berbeda-beda. Hal ini merupakan usaha menghilangkan hambatan fisik dan sosial. Misalnya penyediaan informasi melalui akses suara bagi tuna netra, khutbah salat melalui juru bahasa isyarat dan ''text screen'' bagi tuna rungu dan tuna wicara. Pemberian waktu ujian yang lebih panjang. Tata letak atau desain bangunan yang memudahkan tuna daksa.


Tentunya kita sangat hafal dengan Sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Namun sudahkah kita menerapkannya termasuk kepada penyandang disabilitas? Semua makhluk adalah sama, yang membedakan adalah ketakwaan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Jadi, membangun kesadaran disabilitas ''(disability awareness)'' adalah awal dari ikhtiar menemukan makna kemanusiaan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. []
Tentunya kita sangat hafal dengan Sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Namun sudahkah kita menerapkannya termasuk kepada penyandang disabilitas? Semua makhluk adalah sama, yang membedakan adalah ketakwaan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Jadi, membangun kesadaran disabilitas ''(disability awareness)'' adalah awal dari ikhtiar menemukan makna kemanusiaan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]]
 
[[Kategori:Artikel Kupibilitas]]
[[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]]
[[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]]
[[Kategori: Sosial, Budaya, dan Keagamaan]]