Amrah Kasim: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 6: | Baris 6: | ||
Dalam perayaan [[KUPI]] pertama 2017, Amrah terlibat sebagai peserta bersama teman-teman akademisi dari UIN Alauddin Makassar. | Dalam perayaan [[KUPI]] pertama 2017, Amrah terlibat sebagai peserta bersama teman-teman akademisi dari UIN Alauddin Makassar. | ||
== Riwayat Hidup == | == Riwayat Hidup == | ||
Amrah merupakan anak kedua dan satu-satunya perempuan dari tiga bersaudara dari pasangan H. Muhammad Kasim dan Hj. Masyitah. Ia menikah dengan (Alm) Dr. H. Mustamin Arsyad. MA, seorang hafizh lulusan Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, dan dikaruniai dua orang anak, Asyraf Mustamin dan Yusri Mustamin. | Amrah merupakan anak kedua dan satu-satunya perempuan dari tiga bersaudara dari pasangan H. Muhammad Kasim dan Hj. Masyitah. Ia menikah dengan (Alm) Dr. H. Mustamin Arsyad. MA, seorang hafizh lulusan Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, dan dikaruniai dua orang anak, Asyraf Mustamin dan Yusri Mustamin. | ||
| Baris 14: | Baris 12: | ||
Semasa studi di Mesir, Amrah aktif di [[lembaga]] kemahasiswaan di antaranya HIPMI (Himpunan Pelajar Mahasiswa Mesir Indonesia), PPMI (Perhimpunan Pelajar Mahasiswa Mesir Indonesia), dan Wihdah PPMI sebagai Anggota dan Dewan Penasihat. Selain itu ia juga aktif di ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Orsat Cairo sebagai Dewan Pakar, Staff Ahli pada Jurnal “Renovasi” Ikatan Keluarga Muhammadiyah (IKM-PWM Cairo Mesir), dan Dewan Penasihat Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS Cairo Mesir). | Semasa studi di Mesir, Amrah aktif di [[lembaga]] kemahasiswaan di antaranya HIPMI (Himpunan Pelajar Mahasiswa Mesir Indonesia), PPMI (Perhimpunan Pelajar Mahasiswa Mesir Indonesia), dan Wihdah PPMI sebagai Anggota dan Dewan Penasihat. Selain itu ia juga aktif di ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Orsat Cairo sebagai Dewan Pakar, Staff Ahli pada Jurnal “Renovasi” Ikatan Keluarga Muhammadiyah (IKM-PWM Cairo Mesir), dan Dewan Penasihat Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS Cairo Mesir). | ||
== Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | == Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | ||
Sebagai ahli bahasa, Amrah kerap menjadi pembicara dalam berbagai forum baik di dalam maupun luar negeri sejak tahun 2003 hingga saat ini. Salah satunya, tahun 2007, ISESCO memintanya sebagai pemateri pada ''“Pelatihan Metodologi Pengajaran Bahasa Arab untuk Non-Arab”'' di Singapura. Tahun 2008, Atase Pendidikan KBRI Cairo mengundangnya sebagai narasumber pada lokakarya ''“Dukungan terhadap Prestasi Mahasiswa Indonesia di Mesir”''. Amrah juga aktif sebagai Asesor tetap pada PLPG Program Sertifikasi Guru pada pendalaman materi Studi Islam dan bahasa Arab. | Sebagai ahli bahasa, Amrah kerap menjadi pembicara dalam berbagai forum baik di dalam maupun luar negeri sejak tahun 2003 hingga saat ini. Salah satunya, tahun 2007, ISESCO memintanya sebagai pemateri pada ''“Pelatihan Metodologi Pengajaran Bahasa Arab untuk Non-Arab”'' di Singapura. Tahun 2008, Atase Pendidikan KBRI Cairo mengundangnya sebagai narasumber pada lokakarya ''“Dukungan terhadap Prestasi Mahasiswa Indonesia di Mesir”''. Amrah juga aktif sebagai Asesor tetap pada PLPG Program Sertifikasi Guru pada pendalaman materi Studi Islam dan bahasa Arab. | ||
| Baris 30: | Baris 26: | ||
Amrah memiliki harapan besar terhadap KUPI untuk penguatan SDM [[ulama Perempuan]] yang mempunyai daya saing sehingga bisa diterima semua kalangan. Sumber daya KUPI sangat kapabel dalam menghasilkan ilmu pengetahuan sehingga ilmu-ilmu yang dihasilkan bisa dipertanggungjawabkan. Amrah merasa banyak mendapat inspirasi dari KUPI saat menilai judul-judul penulisan dan penelitian tentang isu perempuan yang diajukan oleh para mahasiswanya. Menurutnya, pandangan KUPI membantunya menemukan jalan keluar, dan bagaimana pandangan KUPI menjadi referensi dalam karya ilmiah mereka. Ia berkomitmen mengembangkan gagasan KUPI terutama hasil musyawarah keagamaan. | Amrah memiliki harapan besar terhadap KUPI untuk penguatan SDM [[ulama Perempuan]] yang mempunyai daya saing sehingga bisa diterima semua kalangan. Sumber daya KUPI sangat kapabel dalam menghasilkan ilmu pengetahuan sehingga ilmu-ilmu yang dihasilkan bisa dipertanggungjawabkan. Amrah merasa banyak mendapat inspirasi dari KUPI saat menilai judul-judul penulisan dan penelitian tentang isu perempuan yang diajukan oleh para mahasiswanya. Menurutnya, pandangan KUPI membantunya menemukan jalan keluar, dan bagaimana pandangan KUPI menjadi referensi dalam karya ilmiah mereka. Ia berkomitmen mengembangkan gagasan KUPI terutama hasil musyawarah keagamaan. | ||
== Karya-Karya == | == Karya-Karya == | ||
Amrah banyak menghasilkan karya tulis, baik yang dilakukan seorang diri maupun berkolaborasi dengan penulis lain. Di antara karya-karya Amrah adalah sebagai berikut: | Amrah banyak menghasilkan karya tulis, baik yang dilakukan seorang diri maupun berkolaborasi dengan penulis lain. Di antara karya-karya Amrah adalah sebagai berikut: | ||
| Baris 45: | Baris 39: | ||
* Amrah Kasim, dkk. <big>"دحتلاو سامتللااو نًقحتلاو زيجعتلا نىعم نم نوكتي فياضلإا نىعلماو، يلصأ نىعم وهف ىقيقح نىعبم دي كلذ نًغو ريرقتلاو بجعتلاو ريرقتلاو داشرلإاو."</big> | * Amrah Kasim, dkk. <big>"دحتلاو سامتللااو نًقحتلاو زيجعتلا نىعم نم نوكتي فياضلإا نىعلماو، يلصأ نىعم وهف ىقيقح نىعبم دي كلذ نًغو ريرقتلاو بجعتلاو ريرقتلاو داشرلإاو."</big> | ||
* Amrah Kasim, dkk. <big>"دحتلاو سامتللااو نًقحتلاو زيجعتلا نىعم نم نوكتي فياضلإا نىعلماو، يلصأ نىعم وهف ىقيقح نىعبم دي كلذ نًغو ريرقتلاو بجعتلاو ريرقتلاو داشرلإاو."</big> | * Amrah Kasim, dkk. <big>"دحتلاو سامتللااو نًقحتلاو زيجعتلا نىعم نم نوكتي فياضلإا نىعلماو، يلصأ نىعم وهف ىقيقح نىعبم دي كلذ نًغو ريرقتلاو بجعتلاو ريرقتلاو داشرلإاو."</big> | ||
== Hasil Penelitian: == | == Hasil Penelitian: == | ||