Anak dan HIV AIDS (Part 1): Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Sebagaimana hasil riset dinas kesehatan bahwa anak yang mengalami HIV AIDS pada tahun 2005 mencapai 150 orang dan pada tahun 2010 mencapai hingga 700 orang. Ini terjadi bukan hanya pada [[komunitas]] tertentu saja. Melainkan kepada wilayah-wilayah keluarga. | |||
Tentunya hal ini sangat memprihatinkan kita. Karena dari 21.0000 jumlah orang terjangkit AIDS di Indonesia itu diantaranya 1,2% adalah anak-anak. | |||
Yuk simak bincang belajar Islam bersama [[Alimat]]. | Yuk simak bincang belajar Islam bersama [[Alimat]]. | ||
Revisi per 20 Oktober 2023 23.01
Sebagaimana hasil riset dinas kesehatan bahwa anak yang mengalami HIV AIDS pada tahun 2005 mencapai 150 orang dan pada tahun 2010 mencapai hingga 700 orang. Ini terjadi bukan hanya pada komunitas tertentu saja. Melainkan kepada wilayah-wilayah keluarga.
Tentunya hal ini sangat memprihatinkan kita. Karena dari 21.0000 jumlah orang terjangkit AIDS di Indonesia itu diantaranya 1,2% adalah anak-anak.
Yuk simak bincang belajar Islam bersama Alimat.
| Pembawa Acara | : | Vera Susanti |
| Narasumber 1 | : | Maria Ulfah Anshor (Ketua KPAI dan Anggota Alimat) |
| Narasumber 2 | : | Desti Murdiana (Wakil Ketua Komnas Perempuan) |
| Link Video | : | https://www.youtube.com/watch?v=rImD85iiMsY |