2023 Resolution of the Main Values of Wasathiyah Islam as an Effort to Counter the Movement of Religious Radicalism
| Nama Jurnal | : | Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) |
| Seri | : | Vol. 6, No. 2, September 2023 |
| Tahun | : | February 19, 2024 |
| Judul Tulisan | : | Resolution of the Main Values of Wasathiyah Islam as an Effort to Counter the Movement of Religious Radicalism |
| Penulis | : | Ali Mursyid Azisi, Muhammad Taqiyuddin Iqbal Faiz, Novia Maharani Permatasari Abdullah Zidni, Ittihaf Siddatul Muttaqin (UIN Sunan Ampel Surabaya) |
Abstract
Dalam Kompilasi Hukum Islam, pengertian nusyuz secara eksklusif mengatur tentang nusyuz yang dilakukan oleh istri. Kompilasi Hukum Islam yang menganut hukum nusyuz tetap berpijak pada fikih patriarki yang berlandaskan pada ajaran agama yang mendasar. Dari segi metodologi, KHI tetap menyerupai gagasan para peneliti sebelumnya. Perspektif dan konteks umat Islam Indonesia belum tertanam secara baik dalam rumusan perundang-undangan KHI. Kandungan materiilnya, sebagai hukum positif di Indonesia, adalah keabsahan fiqh yang memberikan kedudukan tersendiri bagi perempuan. Kajian penelitian dilakukan melalui pendekatan konseptual (conceptual appoarch). Disamping itu penelitian ini juga menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Al-Qur'an memperlakukan nusyuz dari dua sudut pandang, sehingga menjadikannya sebagai penghujatan dalam kaitannya dengan nusyuz. Dengan kata lain, nusyuz itu ada dua macam: satu dari istri (QS. an-Nisa [4]: 34) dan satu lagi dari suami (QS. an-Nisa [4]: 128). Cara apapun (mauizhatul hasanah, hajrun, dhorbun, islah, ihsan, taqwa) dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Keywords: Nusyuz, KHI, Mubadalah
Untuk membaca penuh artikel ini silahkan klik tautan berikut: https://journal.uii.ac.id/IJIIS/article/view/29738
