Lompat ke isi

2025-07-06 Menelusuri Jejak Ulama Perempuan Lewat Pendekatan Dekolonial

Dari Kupipedia
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Info Artikel

Sumber Original : mubadalah.id
Penulis : Redaksi
Tanggal Terbit : 06/07/2025
Artikel Lengkap : Menelusuri Jejak Ulama Perempuan Lewat Pendekatan Dekolonial

Mubadalah.id – Bagi Samia Kotele, MA., Ph.D., peneliti sejarah asal Lyon University, Prancis, sejarah bukan sekadar rentetan peristiwa masa lampau yang dibekukan dalam arsip. Sejarah adalah ruang tafsir yang hidup, di mana narasi dominan perlu digugat, dan suara-suara yang terpinggirkan seperti ulama perempuan Indonesia perlu diangkat ke permukaan.

Dalam Halaqoh Nasional bertajuk “Menulis Ulang Sejarah Ulama Perempuan Indonesia: Sebuah Pendekatan Dekolonial” yang digelar di Kampus Transformatif ISIF, Cirebon (Ahad, 6 Juli 2025), Samia memaparkan hasil risetnya tentang periode krusial antara akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20—masa ketika banyak perempuan Indonesia mulai menempati posisi transformatif dalam wacana keislaman.

“Periode ini penting sekali. Di sinilah reformis Muslim mulai merumuskan visi mereka tentang pendidikan, keadilan, dan kepemimpinan publik. Banyak perempuan juga mulai tampil sebagai subjek pemikiran, bukan hanya objek dari sejarah laki-laki,” tutur Samia. . . . .