Lompat ke isi

Sunat Perempuan dalam Islam, Perdebatan yang Tak Kunjung Usai

Dari Kupipedia
Revisi sejak 9 April 2026 00.11 oleh Agus Munawir (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Informasi Artikel Berita:

Sumber Original : CNN Indonesia
Penulis : Tiara Sutari
Tanggal Terbit : Selasa, 31 Jan 2023 15:00 WIB
Artikel Lengkap : Sunat Perempuan dalam Islam, Perdebatan yang Tak Kunjung Usai

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejak lama, praktik sunat perempuan kerap diidentikkan dengan agama Islam. Di Indonesia, sejumlah masyarakat meyakini, jika anak perempuan tidak disunat, maka dinilai belum sempurna.

Keyakinan ini dianut oleh masyarakat di berbagai daerah. Sebut saja di Bone, Sulawesi Selatan dan Madura, Jawa Timur. Tanpa sunat, 'ke-Islam-an' seorang anak perempuan seolah tidak sahih.

Bukan cuma memantapkan keyakinan agama, sunat pada perempuan juga dilakukan untuk menekan nafsu seksual. Dengan sunat, diharapkan seorang perempuan akan lebih setia pada suami kelak ketika berusia dewasa. Dengan kata lain, sunat mencegah perempuan dari sikap binal yang dianggap amoral.