Lompat ke isi

Difabel News Edisi 27; Peran Perempuan Difabel dalam Masyarakat

Dari Kupipedia
Revisi sejak 10 April 2026 13.58 oleh Agus Munawir (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|publisher=Fahmina Institute|image=Berkas:AlBasyar Vol1 (Cov1).jpg|italic title=Keuntungan Dalam Ketertindasan; Ada Apa Dengan Buruh Migran Kita?|pub_date=05 Juli 2002 M (24 Rabiul Akhir 1423 H)|series=Volume I Tahun 2002; Edisi 01|author=Rosidin|title_orig=Keuntungan Dalam Ketertindasan; Ada Apa Dengan Buruh Migran Kita?|name=Buletin Warkah Al-Basyar|notes=[https://drive.google.com/file/d/1RhPjbVO9L0WK-wxoEp-r4U5ocK2YVm6Q/view?usp=drive_link Downlo...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Informasi Buletin:

Buletin Warkah Al-Basyar
JudulKeuntungan Dalam Ketertindasan; Ada Apa Dengan Buruh Migran Kita?
PenulisRosidin
SeriVolume I Tahun 2002; Edisi 01
PenerbitFahmina Institute
Tahun terbit
05 Juli 2002 M (24 Rabiul Akhir 1423 H)
Download PDF
Sumber : Yayasan Fahmina
Nama Buletin : Warkah Al-Basyar
Seri : Volume I Tahun 2002; Edisi 01
Penulis : Rosidin
Download : Download Warkah Al-Basyar

Kita sering mendengar pembantu rumah tangga asal indonesia diperkosa, di pukuli dan hilang di negeri orang. Bahkan ada yang di vonis hukuman mau karena di tuduh membunuh. Pada tanggal 21 Juni 2000 misalnya, mata seorang pebantu bernama Iroh di cukil majikannya di Abu Dabi. Tanggal 3 Agustus 2000 lima TKW asal Kalimantan barat di nodai di serawak Malaysia. Kemudian, LSM peduli buruh migran menemukan 21 orang menjadi gila setelah bekerja di Malaysia. Begitulah yang di beritakan di media massa dan diungkapkan dalam berbagai laporan kasus oleh asosiasi pekerja yang ada. Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah? Juga oleh kita?