Lompat ke isi

2021 Pemanfaatan Kegiatan Corporate Social Responsibility Difablepreneur Sebagai Media Untuk Membangun Reputasi Bisnis Pertamina

Dari Kupipedia

Informasi Artikel Jurnal:

JudulPemanfaatan Kegiatan Corporate Social Responsibility Difablepreneur Sebagai Media Untuk Membangun Reputasi Bisnis Pertamina
Penulis
  • Shabrina Farahzatu Ghassania (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia) *Agus Naryoso (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia)
SeriVol 9, No 2: April 2021
Tahun terbit
April 2021
ISBN-
Download PDF
Sumber : Jurnal Interaksi Online
Seri : Vol 9, No 2: April 2021
Penulis : Shabrina Farahzatu Ghassania, Agus Naryoso
DOI : -
PDF : Download PDF

Abstrak

Penelitian ini berdasarkan tentang permasalahan terhadap banyaknya pandangan masyarakat desa Tawangsari yang kurang baik terhadap kaum difabel, dimana para difabel masih sering dianggap sebelah mata oleh banyak orang. Tak hanya itu, sebagian besar keluarga disana mengganggap orang disabilitas / difabel menjadi suatu aib yang harus disembunyikan bahkan dari keluarganya sekalipun. PT. Pertamina TBBM Boyolali sendiri ingin menjadikan desa binaannya tersebut menjadi suatu desa yang inklusi, hal ini dapat didukung melalui suatu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan program pemberdayaan masyarakat khusus penyandang disabilitas yang diberi nama CSR Difablepreneur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana aktivitas program Difablepreneur yang dilaksanakan oleh PT. Pertamina TBBM Boyolali melalui CSR, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merujuk pada paradgima konstruktivisme dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu indepth interview, observasi dan studi pustaka. Dan teori yang digunakan dalam penelitian ini teori legitimasi (legitimacy theory) oleh Gary O’Donovan, teori kelembagaan (institutional theory), teori pemangku kepentingan (stakeholder theory), teori sistem umum (general system theory) oleh Ludwig von Bertalanffy, dan teori interaksi simbolik oleh George Herbert Mead.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dalam menjalankan aktivtias program CSR Difablepreneur terdapat 5 komponen didalamnya yaitu building human capital, strengthening economies, assesing social chesion, encouraging good governance, protecting the environment. Dari kelima komponen tersebut, mampu menghasilkan reputasi yang baik bagi Pertamina. Reputasi tersebut terbentuk dari persepsi yang kuat stakheholder pada performa dan kinerja perusahaan. Sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk dapat memperoleh pengakuan positif dari masyarakat. Selain itu, dengan adanya kegiatan CSR Difablepreneur juga mampu mempengaruhi sikap publik. Dimana hal tersebut dibangun dari informasi yang didapat melalui media massa atau saluran komunikasi yang lain. Informasi tersebut akan membangun kesadaran bahwa Pertamina mempunyai kepedulian yang tinggi pada aspek sosial dan kualitas ekonomi masyarakat lokal. Sikap yang baik mengurangi resiko munculnya opini publik negatif, menekan potensi protes, sabotase bahkan sikap anrkisme publik, sehingga tujuan dari perusahaan tercapai.

Kata Kunci: Aktivitas CSR, Difabel, Komunikasi Korporat, Reputasi Bisnis