Lompat ke isi

2024 Hukum Yang Mengatur Tentang Kesetaraan Hak Para Penyandang Disabilitas di Masyarakat Luas: Bagaimana Implementasinya?

Dari Kupipedia
Revisi sejak 10 April 2026 20.15 oleh Agus Munawir (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia) *Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Informasi Artikel Jurnal:

JudulTelaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly
Penulis
  • Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia)
  • Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)
SeriVol. 3 No. 1 (2026)
Tahun terbit
2026-02-25
ISBN3036-3001
Download PDF
Sumber : Karakter Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Seri : Vol 28, No 1 (2017)
Penulis : Miranda Kaira Pangestu, Wahyu Sihab
DOI : https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1946

Abstrak

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pemikiran Mohammed Ghaly dalam perspektif teologis dan yuridisterhadap disabilitasserta implikasinya bagi inklusi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan studikepustakaandengan analisis mendalam terhadap sumber-sumber primer Islam seperti Al-Qur'an, hadis, serta literatur tafsir, kalam, dan fikih dari berbagai periodeterhadap tulisanGhaly dalamsikap normatif agama terhadap penyandang disabilitas serta implikasinya bagi inklusi sosial. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan studi disabilitas kontemporer untuk mengkaji konsep-konsep Ghaly dalam teologi dan hukum Islamterhadapinheren serta hak-hak fundamental penyandang disabilitas. Namun, ia juga menekankan perlunya penafsiran dan kontekstualisasi baru atas warisan tekstual tersebut dengan berpijak pada nilai-nilai keadilan, inklusi, serta pemberdayaan. Temuan studi ini menunjukkan bahwa terdapat stigma yang terkait dengan disabilitas akibat konflik antara idealisme Islam dan realitas sosial. Meskipun demikian, prinsip-prinsip utama dan hukum Islam memberikan panduan normatif yang kuat bagi martabat danorang-orang dengan disabilitas.

Kata kunci:Disabilitas; Hak Asasi Manusia; Hukum Islam; Islam; Teologi

Abstract: The purpose of this study is to analyze Mohammed Ghaly's thoughts from a theological and legal perspective on disability and its implications for social inclusion. This research uses a qualitative approach based on literature studies with in-depth analysisof primary Islamic sources such as the Qur'an, hadith, and tafsir, kalam, and fiqh literature from various periods. Ghaly seeks to reveal the normative attitude of this religion towards persons with disabilities and its implications for social inclusion. The analysis utilizes contemporary disability studies to examine Ghaly's concepts in Islamic theology and law regarding the inherent nature and fundamental rights of persons with disabilities. However, he also emphasizes the need for new interpretations and contextualizations of this textual heritage based on the values of justice, inclusion, and empowerment. The findings of this study show that there is a stigma associated with disability due to the conflict between Islamic idealism and social reality. Nevertheless, the main principles and laws of Islam provide strong normative guidance for the dignity of persons with disabilities.

Keywords: Disability; Human Rights; Islam; Islamic Law; Theology.