2023 Marial Rape Sebagai Alasan Perceraian Dalam Kajian Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir
![]() | |
| Judul | Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam |
|---|---|
| Seri | Vol 9 No 1 (2023) |
Tahun terbit | 05-03-2023 |
| ISBN | 2548-5903 |
| Nama Jurnal | : | Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam |
| Seri | : | Vol 9 No 1 (2023) |
| Tahun | : | 05-03-2023 |
| Judul Tulisan | : | Marial Rape Sebagai Alasan Perceraian Dalam Kajian Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir |
| Penulis | : | Uswatun Khasanah (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) |
Abstract
Marriage is a relationship between a man and a woman whose goal is to form a happy and eternal family based on the one and only God. This goal can be achieved if husband and wife carry out their respective rights and obligations. One of the rights that must be fulfilled in marriage is the right to have sexual relations. In its application in society, it is often considered that the husband has the right to request and enjoy sexual relations, the wife is only used as a sexual object who does not need to get satisfaction in sexual relations between husband and wife. he method used in this study is descriptive-analytical method, the results of the discussion using the theory of Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir. From the discussion presented, it can be said that rape in marriage can be used as a reason to divorce with the consideration that the purpose of marriage cannot be fulfilled in its entirety and the negative impact of this action.
Keywords: Maritale Rape, Divorce, Mariage.
Abstrak
Perkawinan merupakan hubungan antara laki-laki dan perempuan yang memiliki tujuan untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan yang maha esa. Tujuan tersebut dapat dicapai jika suami dan istri menjalankan hak dan kewajibannya masing-masing. Salah satu hak yang harus dipenuhi dalam perkawinan adalah hak untuk melakukan hubungan seksual. Dalam penerapanya di masyarat seringkali dianggap yang memiliki hak untuk meminta dan menikmati hubungan seksual adalah suami, istri hanya dijadikan sebagai objek seksual yang tidak perlu mendapatkan kepuasan dalam hubungan seksual antar suami dan istri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analisi, hasil pembahasan dianalisis menggunakan teori Mubādalah Faqihuddin Abdul Kodir. Dari bahasan yang disampaikan dapat disimpulkan bahwa marital rape dapat dijadikan alasan untuk melakukan perceraian dengan pertimbangan tujuan perkawinan tidak dapat dipenuhi secara utuh dan banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan dari tindakan ini.
Kata Kunci: Marital Rape, Perceraian, Perkawinan.
Untuk membaca penuh artikel ini silahkan klik tautan berikut: https://ejournal.unzah.ac.id/index.php/assyariah/article/view/884
