Lompat ke isi

2025 Implementasi Dakwah Membangun Kehidupan Rumah Tangga Berbasis Keluarga Takwa di Era Digital

Dari Kupipedia

Abstrak: Keluarga harmonis merupakan pondasi utama membentuk masyarakat adil dan sejahtera. Perkembangan media sosial di era digital membawa disrupsi pada tatanan nilai memberikan tantangan signifikan pada hubungan keluarga. Ketidakharmonisan keluarga dipicu oleh faktor internal dan eksternal. Keluarga perlu memahami makna pembangunan kehidupan rumah tangga yang harmonis sesuai dengan misi khalifah fil ardhi. Tujuan studi ini adalah menganalisis nilai-nilai kehidupan rumah tangga berdasarkan keluarga takwa yang mampu menyeimbangkan antara kebutuhan individu, keluarga, dan sosial sebagaimana kehidupan keluarga Nabi Muhammad saw. dalam pembangunan masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melibatkan diskursus literatur (studi kepustakaan). Hasil studi memberikan penjelaskan reinterpretasi konsep mu’asyarah bil ma’ruf dalam etika pembangunan kehidupan rumah tangga di era digital. Wujud dari penataan kehidupan rumah tangga muslim ini selanjutnya diimplementasikan dalam dakwah keluarga dengan melibatkan pengetahuan filsafat keluarga dan literasi ahwal syakhsiyah seperti fiqh hak dan kewajiban suami istri dan anak. Dakwah membangun rumah tangga berbasis keluarga takwa terbukti efektif memperkuat keluarga harmonis di era digital. Dapat disimpulkan bahwa sinergi antara pemahaman filsafat keluarga, fiqh yang mengatur ahwal syakhsiyah serta pemanfaatan media sosial yang bijak untuk tujuan pembangunan masyarakat seimbang melalui keluarga takwa merupakan kunci utama mewujudkan keluarga sakinah di tengah arus disrupsi teknologi di era digital.

JudulImplementasi Dakwah Membangun Kehidupan Rumah Tangga Berbasis Keluarga Takwa di Era Digital
Penulis
  • Musdhalifah (STID Al-Hadid, Surabaya)
  • Aris Kristianto (STID Al-Hadid, Surabaya)
  • Suwari (STID Al-Hadid, Surabaya)
SeriVol. 7 No.2 Desember 2025
Tahun terbit
2026-01-31
ISSN2686-3367
DOI10.55372/inteleksiajpid.v7i2.334
Sumber OriginalInteleksia; Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah
(Download Original)

Kata kunci: Dakwah, Keluarga Takwa, Era Digital

Abstract: A harmonious family is the main foundation for forming a just and prosperous society. The development of social media in the digital era, which brings disruption to established values, triggers family breakdowns and poses significant challenges to family relationships. Family disharmony is driven by both internal and external factors. Families need to understand the meaning of building a harmonious household life in accordance with the mission of being a steward on earth. The aim of this study is to analyze household life values based on pious families that are able to balance the needs of individuals, family, and society, as exemplified by the family life of Prophet Muhammad (peace be upon him) in community development. This research uses a qualitative-descriptive approach involving literature discourse (library study). Based on the research findings, it provides an explanation of the reinterpretation of the concept of mu’asyarah bil ma’ruf in the ethics of building household life in the digital era. The embodiment of organizing the life of a Muslim household is then implemented in family preaching by involving knowledge of family philosophy and literacy in personal matters, such as the fiqh of the rights and obligations of husband, wife, and children. Preaching on building households based on pious families has been proven effective in strengthening harmonious families in the digital era. It can be concluded that the synergy between understanding family philosophy, fiqh governing personal matters, and the wise use of social media for the purpose of building a balanced society through pious families is the key to realizing a harmonious family amid the wave of technological disruption in the digital era.

Keywords: Da’wah, Righteous Family, Digital Era