Lompat ke isi

2026 Nusyuz Dalam Perspektif Gender

Dari Kupipedia
JudulNusyuz Dalam Perspektif Gender
Penulis
  • Wildya Laila Sholihati (Universitas Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia)
  • Siah Khosyi’ah (Universitas Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia)
SeriVol 16, No 1 (2026)
Tahun terbit
2026
ISBN2356-0630
Download PDF

Informasi Artikel Jurnal:

Sumber : Kafa'ah: Journal of Gender Studies
Seri : Vol 16, No 1 (2026)
Penulis : Wildya Laila Sholihati, Siah Khosyi’ah
DOI : -

Abstrak

Kajian mengenai nusyuz dalam hukum keluarga Islam terus menjadi sorotan akademik, terutama karena pemahamannya yang sangat dipengaruhi oleh struktur sosial dan budaya patriarkal. Artikel ini membahas konsep nusyuz secara komprehensif dengan menelaah definisi normatif dalam fikih, dasar hukum yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, serta perdebatan akademik mengenai keadilan gender dalam penerapannya. Dalam konteks masyarakat Indonesia, istilah nusyuz tidak hanya digunakan dalam perkara rumah tangga, tetapi juga kerap menjadi alat legitimasi dominasi suami dalam relasi perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatannormatif-teologis yang dipadukan dengan analisis gender untuk mengkaji sejauh mana konstruksi hukum tentang nusyuz mampu memenuhi prinsip keadilan substantif. Temuan studi menunjukkan bahwa meskipun teks-teks fikih klasik cenderung menempatkan perempuan sebagai pihak yang memiliki beban ketaatan lebih besar, reinterpretasi berbasis maqāsid al-syarī‘ah serta tafsir progresif membuka ruang bagi pemaknaan yang lebih setara dan berkeadilan. Artikel ini menegaskan bahwa konsep nusyuz perlu ditinjau ulang melalui pembacaan kontekstual dan hermeneutika inklusif agar tidak menjadi instrumen penindasan gender.

Kata Kunci: Fikih; Keadilan Gender; Nusyuz