Inklusif
Inklusif merupakan sikap terbuka yang berasal dari kata inclusion, yang berarti mengajak masuk atau melibatkan pihak lain dalam ide, gagasan, perspektif, serta sudut pandang yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama tanpa sekat. Sikap ini mendorong tumbuhnya kehidupan sosial yang toleran, saling menghargai, produktif, serta mampu memahami perbedaan secara percaya diri. Dalam masyarakat, inklusif juga melahirkan pemimpin yang solutif dan aktif mengelola keberagaman demi kepentingan bersama.
Lawan kata inklusif adalah eksklusif, dari kata exclusion, yang berarti memisahkan atau mengeluarkan serta cenderung memandang negatif perbedaan. Sikap eksklusif dapat memunculkan diskriminasi, stigma, dan pengabaian sosial.
Adapun proses pembentukan sikap inklusif disebut inklusi, yaitu proses timbal balik (dua arah) guna menumbuhkan sikap terbuka dan melatih kemampuan mengenali hambatan karena perbedaan karakter, kondisi fisik, status sosial, suku, budaya, dan agama agar tercipta saling memahami ketika menghadapi suatu persoalan. Hubungan ini menciptakan sikap yang adil, setara, serta menghargai satu sama lain.
Sumber: Siti Nur Azizah, Negeri Inklusi Bukan Ilusi, Bandung: Mizan, Cetakan Pertama, 2025.