Lompat ke isi

Kota Banjarmasin: Sebuah Profil Kota Ramah Disabilitas

Dari Kupipedia

Informasi Skripsi:

JudulKota Banjarmasin: Sebuah Profil Kota Ramah Disabilitas
Penulis
  • Nina Asterina
  • Barry Beagen
  • Hasanatun Nisa Thamrin
Tahun terbit
2019
Download PDF
Sumber : UNESCO
Penulis : Nina Asterina, Barry Beagen, Hasanatun Nisa Thamrin
Tahun : 2019

Segala puji dan syukur kepada Tuhan atas selesainya Profil Banjarmasin Ramah Disabilitas ini. Kota kami menyambut gembira peluncuran Profil ini karena Profil ini menampilkan gerakan Banjarmasin menuju sebuah kota inklusif. Banjarmasin sebelumnya telah menerbitkan sebuah Peta Jalan Kota Inklusif dan sekarang profil ini menjadi tambahan referensi baru untuk kita di saat kita membangun kota yang lebih inklusif. Kami berharap agar profil ini akan bermanfaat bagi semua orang. Kota Banjarmasin, yang kini berusia 493 tahun (24 September 1526 – 24 September 2019) telah berkomitmen untuk menjadikan kota ini inklusif bagi semua orang sejak tahun 2013. Namun, tujuan ini tidak dapat dicapai sendiri oleh Pemerintah Kota Banjarmasin; oleh karena itu, kami sangat mendukung semangat kerjasama dan inovasi dari semua pemangku kepentingan untuk mendorong semua warga agar secara konsisten menerapkan nilai-nilai inklusif dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Kota Banjarmasin, yang kini berusia 493 tahun (24 September 1526 – 24 September 2019) telah berkomitmen untuk menjadikan kota ini inklusif bagi semua orang sejak tahun 2013. Namun, tujuan ini tidak dapat dicapai sendiri oleh Pemerintah Kota Banjarmasin; oleh karena itu, kami sangat mendukung semangat kerjasama dan inovasi dari semua pemangku kepentingan untuk mendorong semua warga agar secara konsisten menerapkan nilai-nilai inklusif dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Saya ingin mengapresiasi Yayasan Kota Kita dan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atas upaya mereka yang selama setahun terakhir memfasilitasi dan menulis serta menerbitkan Profil Kota Ramah Disabilitas. Saya berharap Profil ini dapat menjadi referensi bagi Pemerintah, Sektor Swasta, Organisasi Masyarakat Sipil (CSO) dan organisasi penyandang disabilitas (DPO) untuk menentukan arah dan strategi yang dapat mempercepat perwujudan sebuah kota inklusif.

Bersama-sama mari kita wujudkan impian kita untuk sebuah kota yang inklusif dan dapat diakses untuk semua. Jangan pernah bosan dan terus berpartisipasi dalam membangun Banjarmasin BAIMAN (Barasih wan Nyaman) –sebuah Banjarmasin yang segar dan nyaman.

Wassalamualaikum wabarhmatullah wabarakatuh.

H. Ibnu Sina | Walikota Banjarmasin