Rambu Menulis Berita Penyandang Disabilitas Hindari Istilah Berikut
Informasi Artikel:
| Sumber Original | : | Tempo |
| Tanggal Terbit | : | 27 Oktober 2020 | 10.00 WIB |
| Penulis | : | - |
| Artikel Lengkap | : | Rambu Menulis Berita Penyandang Disabilitas Hindari Istilah Berikut |
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat menyampaikan sejumlah rambu dalam memberitakan isu penyandang disabilitas. Menurut dia, ada sejumlah istilah yang mesti dihindari karena tidak relevan, melenceng, dan membuat difabel kian terstigma di masyarakat.
"Konstruksi sosial pemberitaan yang keliru akan menempatkan penyandang disabilitas dalam posisi yang tidak menguntungkan," kata Harry Hikmat dalam acara Focus Group Discussion 'Mewujudkan Pedoman Berita Ramah Penyandang Disabilitas' bersama Dewan Pers, Senin 26 Oktober 2020. Kondisi ini kian merugikan ketika isu tentang penyandang disabilitas jarang diliput, dan ketika ditampilkan, mereka kerap mendapat stereo tipe negatif dan tidak direpresentasikan dengan tepat.
Berikut daftar istilah yang mesti dihindari saat menulis berita tentang penyandang disabilitas: