Sunat Perempuan di Antara Bahaya dan Tradisi
Tampilan
Informasi Artikel Berita:
| Sumber Original | : | CNN Indonesia |
| Penulis | : | - |
| Tanggal Terbit | : | Selasa, 06 Feb 2024 09:45 WIB |
| Artikel Lengkap | : | Sunat Perempuan di Antara Bahaya dan Tradisi |
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari Anti-Sunat Perempuan atau International Day of Zero Tolerance for Female Genital Mutilation diperingati saban tanggal 6 Februari. Hari ini jadi momen untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya praktik sunat perempuan.
Sunat perempuan sendiri merupakan praktik menggores kulit area genitalia. Sebagian masyarakat percaya bahwa sunat perempuan merupakan praktik turun-temurun yang harus diikuti.
Banyak negara masih melakukan praktik sunat perempuan, utamanya negara-negara yang berada di Benua Afrika. Sunat biasanya dilakukan saat perempuan masih menginjak usia anak-anak.