Tadarus Subuh ke-159: Prinsip-Prinsip Akad dalam Fikih
Tampilan
Akad dalam fikih adalah ikatan yang harus dilandasi kerelaan, tanpa paksaan, tidak merugikan, serta jelas isi dan tujuannya. Dalam akad nikah, prinsip ini seharusnya menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai mitra setara dengan hak dan kewajiban timbal balik. Namun, sebagian pandangan fikih klasik masih asimetris karena menekankan pertukaran seks dengan mahar atau nafkah. Ulama kontemporer kemudian menawarkan konsep yang lebih simetris, menekankan kemitraan (musyârakah) dalam membangun keluarga sakinah.
Bagaimana prinsip akad dalam fikih dapat menjaga keadilan bagi kedua belah pihak dalam pernikahan?
Mari mengaji bersama dalam pertemuan ke-159 | Prinsip-prinsip Akad dalam Fikih
| Hari/Tanggal | : | Minggu, 24 Agustus 2025 |
| Waktu | : | 05.30 - 07.00 WIB |
| Narasumber | : | Ahmad Husain Fahasbu (Penulis dan Pengurus LAKPESDAM PWNU Jawa Timur) |
| Narasumber | : | Faqihuddin Abdul Kodir (Penulis Fiqh Al-Usrah, Founder Mubadalah.id, Penggagas Metode Mubadalah) |
| Sumber Original | : | Youtube Faqih Abdul Kodir |
